#HUTRI#HariKemerdekaan#Lampung

Warga Desa Manfaatkan Limbah dalam Pawai Budaya

( kata)
Warga Desa Manfaatkan Limbah dalam Pawai Budaya
Lomba fashion show produk daur ulang yang ditampilkan dalam rangka peringatan  HUT RI ke-74, di jalan lintas Desa Kemalo Abung, Abung Selatan, Senin, 19 Agustus 2019. (Yudhi Hardiyanto/Lampost.co)

KOTABUMI (Lampost.co) -– Desa Kemaloabung, Kecamatan Abung Selatan helat pawai budaya menyemarakkan HUT RI. Uniknya dalam parade adat nusantara dan fesyen show itu, warga menggunakan bahan daur ulang sebagai materi dan aksesori pawai.

Kepala Desa (Kades) Kemaloabung, Supriono, di halaman desa setempat, Senin, 19 Agustus 2019 mengatakan pawai tersebut diikuti 4 dusun serta 20 RT untuk memeriahkan HUT RI. Acara ini merupakan agenda tahunan yang berlangsung hingga kini.

Pawai budaya tersebut mengambil tema berbeda setiap tahunnya. Pada peringatan tahun ini warga desa sepakat mengusung tema "Ragam Budaya Nusantara". Warga menampilkan pakaian adat dari Sabang sampai Merauke sebagai kekayaan budaya asli Indonesia.

"Ini merupakan agenda tahunan untuk memeriahkan HUT RI dan setiap dusun di lingkup desa telah menampilkan performa terbaik mereka dengan mengenaikan pakaian adat daerah beserta kreasinya sebagai kekayaan asli budaya Indonesia," ujarnya.

Usai pawai, di jalan lintas dusun setempat, pihak desa juga menggelar lomba fesyen show yang diikuti warga dengan menampilkan ragam kreasi produk limbah daur ulang, seperti; limbah plastik dan kertas koran.

Dengan digelarnya lomba tersebut, pihaknya mendorong warga kreatif memanfaatkan limbah yang setiap hari dihasilkan untuk diolah menjadi produk bernilai. Apalagi kalau pemanfaatannya, memiliki nilai ekonomi yang dapat menambah pendapatan mereka.

"Selain sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana hiburan, kegiatan ini diharapkan akan menambah semangat nasionalisme sekaligus mendorong kreatifitas bagi warga untuk terus menggali potensi di wilayah desa."

Yudhi Hadiyanto

Berita Terkait

Komentar