#rob#banjir

Warga Denteteladas Cemas Jadi Langganan Banjir Rob

( kata)
Warga Denteteladas Cemas Jadi Langganan Banjir Rob
Pemukiman warga di Kampung Sungaiburung, Kecamatan Denteteladas yang menjadi langganan banjir rob. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala (Lampost.co) -- Warga Kampung Sungaiburung, Kecamatan Denteteladas, Tulangbawang, dihantui rasa cemas. Pasalnya, pemukiman warga di kampung yang berada di pesisir perairan Tulangbawang mulai dilanda banjir rob.


Sekretaris Kampung Sungaiburung, Mas Huri mengatakan, banjir rob mulai melanda pemukiman warga sejak dua bulan terakhir, ketika air laut pasang.

"Semenjak puasa sampai sekarang dan waktu bulan purnama air laut besar hampir selalu banjir rob," kata Mas Huri, kepada Lampost.co, Senin, 30 Mei 2022.

Banjir rob, kata dia, melanda daerah yang memiliki sekitar 325 kepala keluarga saat malam hari tiba dan akan surut menjelang matahari terbit.

"30 persen rumah warga kena banjir rob dan juga fasilitas umum seperti masjid, sekolah, serta balai kampung. Air naik jam empat sore dan jam sebelas malam full. Terus surutnya sekitar jam tiga sampai jam empat," ujar dia.

Dia bilang untuk meminimalisir kerugian karena perabotan rumah tangga terendam banjir, masyarakat setempat telah mengevakuasi barang ke tempat yang lebih tinggi.

Menurut dia, fenomena banjir rob mulai mengancam pemukiman masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari hasil melaut itu dua tahun belakangan ini.

"Dua tahun belakangan ini beda, setiap air pasang selalu besar hampir selalu banjir rob. Dan kerap terjadi pada awal tahun dan pertengahan tahun biasanya," kata dia.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Bumidipasena Agung, Kecamatan Rawajitu Timur, Siska mengatakan banjir rob menjadi musibah tahunan yang kerap dirasakan. Banjir yang disebabkan air laut pasang itu, terjadi saat akhir tahun tiba.

"Yang paling sering akhir tahun dan terjadi setiap tahun," kata Siska.

Winarko








Berita Terkait



Komentar