#Covid-19

Warga Dayamurni Meninggal Dunia karena Suspek Covid-19

( kata)
Warga Dayamurni Meninggal Dunia karena Suspek Covid-19
Ilustrasi: Medcom.id


Panaragan (Lampost.co) -- Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) kembali menerima kabar meninggalnya seorang warga dengan status suspek Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Yukum Jaya.

Almarhum adalah warga Kelurahan Dayamurni Kecamatan Tumijajar, berinisial F (52) yang dimakamkan di Pemakaman Umum Kelurahan Dayamurni.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tubaba Eri Budisantoso mengatakan pasien F sebelumnya memiliki gejala sesak napas. 

"Kemudian dibawa ke RSU Yukum dan meninggal di sana," kata Eri, Jum'at, 29 Januari 2021. 

Jenazah dikebumikan dengan cara pemulasaran jenazah korona oleh Tim Covid-19 Kecamatan Tumijajar.

Baca: Kiai Mahfud Tubaba Wafat Berstatus Suspek Covid-19

 

Sebelumnya, salah satu tokoh agama di Kabupaten TUBB, KH Mahfud Sidik juga dikabarkan meninggal dunia karena suspek Covid-19.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Pak Kiai Mahfud telah berpulang rahmatullah tadi pagi di RSUD Tubaba," ujar Eri.

Mahfud meninggal dunia di RSUD Tubaba setelah menjalani perawatan tiga hari sebagai pasien Covid-19. Sebelum wafat, almarhum sempat kontak dengan pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit bersama dengan sejumlah tokoh.

Selang beberapa hari kemudian, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tubaba ini merasakan sesak napas dan dijemput tim medis di rumahnya dengan status suspek Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen. 

Meskipun hasil uji swab belum keluar, Tim Satgas Covid-19 akan memberlakukan pemakaman dengan sistem protokol kesehatan (prokes).

"Ya, jenazah tidak dimasukkan ke rumah duka, tapi langsung ditangani Tim Satgas dengan protokol kesehatan," ujar Ebek, sebutan akrab Kadis Kominfo Tubaba itu.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar