#pencurian#danadesa

Warga Brajasakti Lamtim tak Percaya Dana Desa Hilang Dicuri

( kata)
Warga Brajasakti Lamtim tak Percaya Dana Desa Hilang Dicuri
Ilustrasi pencurian. Dok MI


Sukadana (Lampost.co) -- Sejumlah tokoh masyarakat Desa Brajasakti, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) meminta kepolisian segera mengungkap kasus pencurian di rumah salah satu kepala desa (kades) di wilayah setempat. Mereka menduga pengakuan kepala desa kehilangan uang Dana Desa (DD) sebanyak Rp200 juta dan satu unit motor dinas pada malam takbiran, Minggu, 1 Mei 2022 itu adalah laporan palsu.


Salah satu tokoh masyarakat, Hazairin menyatakan tak gampang percaya dengan pengakuan Kepala Desa Brajasakti, Edi Santoso tersebut. Pasalnya, Edi juga pernah tersangkut masalah hukum. 

“Kades Edi itu punya dua rumah. Yang satu rumah permanen dan satu berdinding papan. Masak iya, uang rakyat sebanyak Rp200 juta disimpan di rumah papan. Ini kan sangat janggal,” kata Hazairin, diamini warga lainnya pada Rabu, 11 Mei 2022. 

Baca: Tim Gabungan Buru Pelaku Pencurian di Rumah Mertua Kapolda Metro Jaya

 

Dalam laporannya, Edi mengaku sedang di luar rumah saat malam Lebaran. Ketika pulang, ia kaget uang ratusan juta rupiah dan motor dinas yang ia simpan di rumah tidak permanen miliknya raib. 

“Warga sama sekali tak akan menuduh uang itu digelapkan kades. Tapi, ini benar-benar sangat janggal,” kata Hazairin.

Oleh sebab itu, Hazairin berharap polisi segera mengungkap kasus tersebut sehingga warga tak saling menuduh serta dapat mengetahui pelaku pencurian tersebut. 

“Jika betul itu murni pencurian, siapa pelakunya? Apalagi, harta yang digasak pelaku adalah uang dan motor rakyat," tegas dia.

Sementara itu, Kapolsek Way Jepara, AKP Jalaluddin membenarkan adanya laporan pencurian dari kades tersebut. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan.

“Kades Brajasakti memang melapor ke polsek terkait pencurian di rumahnya. Saat ini kami sedang menyelidikinya,” ujar dia.

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar