#salatid#lebaran#ramadan

Warga Boleh Gelar Salat Id Asalkan Daerahnya Aman dari Korona

( kata)
Warga Boleh Gelar Salat Id Asalkan Daerahnya Aman dari Korona
Ilustrasi. Dok

Jakarta (Lampost.co): Sejumlah daerah di Tanah Air bakal tetap menggelar salat Idulfitri di tengah pandemi covid-19 (korona). Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mempersilakan warga menggelar salat Idulfitri bila daerahnya dinyatakan aman dari penyebaran virus korona.

“Kalau di daerah dan wilayah mereka penyebaran virus koronanya sudah terkendali ya silakan. Tapi kalau belum ya jangan,” kata Anwar saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu, 16 Mei 2020.

Dia meminta warga berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Ini untuk mendengarkan pandangan atau kesimpulan para ahli terkait penyebaran virus korona di wilayah masing-masing.

“Misalnya yang terkena wabah sudah menurun dengan tajam dan atau di wilayah dan daerah tersebut memang tidak ada yang terkena karena penduduknya tidak ada yang keluar masuk, tapi hanya mereka-mereka saja yang ada di situ,” papar dia.

Meski demikian, MUI mengimbau warga tetap waspada dan memperhatikan protokol kesehatan. Ini agar terhindar dari penyebaran covid-19.

“Kalau hal itu tidak dilakukan dan diperhatikan, nanti bisa terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Dan kita tidak mau hal itu terjadi,” tutur dia.

MUI menerbitkan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri Saat Pandemi Covid-19. Masyarakat bisa melaksanakan ibadah syiar keagamaan itu di kediaman masing-masing.

MUI tetap membolehkan masyarakat salat Idulfitri secara berjemaah di tanah lapang, masjid, musala, atau tempat lainnya. Namun, ketentuan ini hanya berlaku bila kawasan tersebut sudah terkendali dari korona pada 1 Syawal 1441 Hijriah.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar