#lampung#lamsel#gotongroyong

Warga Berswadaya Bangun Jembatan untuk Perlancar Distribusi Panen

( kata)
Warga Berswadaya Bangun Jembatan untuk Perlancar Distribusi Panen
Kepala Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Made Suwisnu Ngabdi, saat memantau warganya bergotong royong membangun jembatan di Dusun Purwatani I, desa setempat, Selasa, 29 Oktober 2019. Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co) –- Jembatan yang menjadi salah satu sarana mengangkut hasil pertanian menjadi perhatian Pemerintah Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan. Warga bergotong royong membangun jembatan di areal persawahan Dusun Purwatani I, Selasa, 29 Oktober 2019.

Kepala Desa Baliagung, Made Suwisnu Ngabdi mengatakan pembangunan jembatan yang dilakukan swadaya itu akan dibangun dengan panjang 5 meter, lebar 3 meter, dan ketinggian 4 meter. Jembatan tersebut merupakan penghubung Desa Baliagung dan Desa Kalirejo.

"Selama ini jalan itu dimanfaatkan masyarakat untuk akses mengangkut hasil pertanian, baik ke Desa Kalirejo maupun Desa Baliagung. Bahkan, selama ini hanya berupa gorong-gorong yang sudah rusak," katanya.

Menurut dia, sumber anggaran pembangunan jembatan itu murni dari swadaya atau sumbangan dari masyarakat dan akan dimanfaatkan masyarakat. "Anggaran ini murni dari masyarakat yang menginginkan adanya jembatan. Dengan begitu, akses transportasi bisa lancar," kata dia.

Dia mengungkapkan sebelumnya pemerintah desa berencana menganggarkan pembangunan jembatan tersebut melalui APBDes. Lantaran kebutuhan mendesak, akhirnya masyarakat lebih memilih berswadaya.

"Ya, desa sudah siap menganggarkan. Tapi, harus menunggu anggaran 2020. Namun, masyarakat sudah lama ingin membangun untuk berswadaya," ujarnya.

Sementara itu, Gusti Arta Wijaya, salah satu warga Desa Baliagung, mengaku selama ini masyarakat terutama petani terkendala dalam akses transportasi dalam mengangkut hasil pertanian lantaran gorong-gorong sebelumnya rusak. "Tadinya gorong-gorong plat beton, tapi sudah rusak. Nah, kali ini petani ingin membangun jembatan supaya lebih kokoh dsehingga akses masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian menjadi lancar," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar