#INFRASTRUKTUR#BERITAPESISIRBARAT

Warga Berharap Pemprov Bangun Jalan di Jalur Melesom-Lumbok

( kata)
Warga Berharap Pemprov Bangun Jalan di Jalur Melesom-Lumbok
Kondisi jalan dan kerusakan jembatan di jalur Melesom Pesisir Barat-Lumbok, Lampung Barat. Foto : Dok Pemerintah Pekon Pagardalam, Kecamatan Lemong. 


Krui (Lampost.co) -- Sejumlah warga di jalur Melesom-Lumbok berharap dinas pekerjaan umum (PU) provinsi Lampung membangun jalan dan jembatan rusak di jalur yang menghubungkan kabupaten Pesisir Barat dan Lumbok, Lampung Barat, tersebut. Sebab Dinas PU provinsi Lampung dapat dengan cermat dan tepat menyikapi dan melaksanakan perbaikan kerusakan jembatan di jalur itu.

Peratin Pekon Pagar Dalam Kecamatan Lemong, Marzawi, mengatakan jalan di jalur itu merupakan kewenangan propinsi Lampung. Menurutnya, jembatan itu rusak akibat gerusan air yang menyebabkan kaki jembatan roboh. 

"Terjadi kerusakan di jalan itu. Jembatan ambruk karena kaki jembatan terkikis, pada Jumat (14/5/2021) sore,  mengakibatkan warga tidak bisa lewat menurunkan hasil bumi mereka. Dan benar bupati memang dari naik (meninjau) lokasi, memerintahkan  agar segera dibangun kembali jembatan darurat dengan material kayu. Dan  Nanti baru diusul kan dengan PU provinsi," kata Marzawi, di ruang kerja, Selasa, 18 Mei 2021. 

Ia berharap jembatan penghubung yang rusak itu diperbaiki untuk meningkatkan pembangunan jalan di jalur itu dan untuk kesejahteraan masyarakat. Dari informasi yang dihimpun,  beberapa proyek pembangunan telah dilakukan oleh pihak provinsi Lampung di jalur tersebut. Saat ini hasil pembangunan itu telah dinikmati masyarakat memberi manfaat yang besar untuk kemajuan di wilayah itu. 

Dalam pelaksanaan proyek pembangunan itu rekanan pelaksana proyek pembangunan  juga merupakan perusahaan yang ditunjuk oleh pihak provinsi. Pembangunan pembangunan di jalur tersebut yaitu dari 2015 ada pembangunan jalan non-link ruas Melesom-Lumbok, pembangunan jalan tahun 2016, pembangunan jalan 2017, dan pembangunan jembatan tahun 2019. Semuanya dilakukan oleh pihak pemprov Lampung. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar