#gotongroyong#jembatandarurat

Warga Bangun Jembatan Darurat Gantikan Gorong-gorong yang Jebol

( kata)
Warga Bangun Jembatan Darurat Gantikan Gorong-gorong yang Jebol
Masyarakat Pekon Kubulikujaya bergotong royong membangun jembatan setelah gorong-gorong jebol diterjang banjir.Dok BPBD Lambar


Liwa (Lampost.co) -- Masyarakat Pekon Kubulikujaya, Kecamatan Batuketulis, Lampung Barat, dibantu petugas BPBD Lambar bergotong royong membuat jembatan darurat setelah banjir menerjang gorong-gorong di Sungai Way Kabul yang menghubungkan Pemangku Sinarbakti II dengan Pemangku Mekarbakti pekon setempat. Gorong-gorong itu jebol akibat sungai meluap setelah hujan deras terjadi pada Jumat sore, 27 Desember 2019.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lambar Ali Yurdin mengatakan kondisi tersebut kemudian ditangani secara darurat pada Sabtu, 28 Desember 2019. “Gorong-gorong jebol karena tidak mampu menampung air akibat hujan deras yang melanda wilayah itu. Kami beserta warga kemudian bergotong royong membuat jembatan darurat,” katanya, Minggu, 29 Desember 2019.

Gotong royong dilaksanakan anggota Satgas Tagana bersama masyarakat dibantu aparat setempat. Pembangunan jembatan sementara menggunakan batang kayu agar lalu lintas masyarakat menjadi lancar. Akses lalu lintas pun sudah kembali normal.

Selain banjir, hujan deras juga mengakibatkan longsor di 4 titik di pekon itu. Bahkan, 1 keluarga, yaitu Sirot, harus mengungsi karena longsor hampir menimpa bangunan rumahnya. Tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Di Pemangku Purwosari longsor dari ketinggian 2 meter menimpa dinding rumah warga yang mengenai 4 keping kayu papan hingga bangunannya mengalami rusak ringan namun masih bisa ditempati.

Dia mengimbau agar masyarakat mewaspadai bencana longsor terlebih saat ini sedang terjadi musim hujan. “Kami imbau agar masyarakat terutama yang berada di daerah yang rawan longsor untuk waspada. Sebab, ini sudah memasuki musim hujan dan sejumlah wilayah di Lambar ini memang rawan terjadinya longsor,” katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar