#elpiji#gas

Warga Bandar Lampung Beralih ke Elpiji 3Kg Buntut Kenaikan Harga Bright Gas

( kata)
Warga Bandar Lampung Beralih ke Elpiji 3Kg Buntut Kenaikan Harga Bright Gas
Tumpukan tabung gas 3 kg di agen gas. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Pertamina resmi menaikkan harga elpiji nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg sejak 10 Juli 2022.

Kenaikan harga itu membuat konsumennya mengatur penggunaan tabung gas nonsubsidi tersebut hingga beralih ke pemakaian elpiji 3 kg.

Eka Rosita (30), warga Jagabaya II, Bandar Lampung, mengaku kaget dengan kenaikan harga itu. Sebab, baru membeli gas 5,5 kg awal bulan dengan harga normal.

"Waktu naik juga belum beli gas lagi, masih pakai gas melon (3 kg)," ujar Eka, Rabu, 13 Juli 2022.

Dengan kenaikan harga elpiji nonsubsidi itu, dia mengaku akan kerap memakai gas 3 kg.

"Kalau ada kebutuhan bisa beli Bright Gas, tetapi kalau jarang digunakan gasnya pakai yang ijo saja deh," ungkapnya.

Kendati demikian, ia menjelaskan penggunaan bright gas lebih irit untuk rumah tangga dibandingkan gas 3 kg.

Senada, warga lainnya, Agustina, mengaku khawatir dengan kenaikan harga nonsubsidi tersebut akan merembet pada gas 3 kg.

"Mudah-mudahan tidak ikut naik harganya karena pasti banyak yang cari pakai gas 3 kg," ungkapnya.

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar