#covid-19#amerikaserikat

Warga AS Bebas Tak Pakai Masker usai Divaksin

( kata)
Warga AS Bebas Tak Pakai Masker usai Divaksin
Seorang warga AS tanpa mengenakan masker berjalan di depan Gedung Capitol, Washington DC, Amerika Serikat. AFP/Nicholas Kamm


Washington DC (Lampost.co) -- Warga Amerika Serikat (AS) yang telah menerima vaksin Covid-19 tidak lagi diwajibkan mengenakan masker saat berada di ruang jika tidak ada kerumunan. Hal itu dikatakan Presiden AS Joe Biden, sebelum berjalan keliling Gedung Putih tanpa mengenakan masker.

Biden, dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, mengatakan AS mengalami kemajuan pesat dalam kampanye vaksinasi covid-19 sehingga aturan ketat terkait penggunaan masker bisa dilonggarkan.

"Bagi mereka yang belum divaksin, terutama mereka yang masih muda dan merasa tidak butuh, kebijakan ini adalah insentif bagi Anda untuk segera divaksin. Ayo, ayo," ujar Biden, Selasa, 27 April 2021.

Pernyataan Biden itu dilansir tidak lama setelah Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengatakan bahwa warga yang telah divaksin diizinkan tidak mengenakan masker di luar ruangan.

"Jika Anda telah divaksin secara penuh, Anda bisa melakukan hal-hal yang berhenti Anda lakukan karena pandemi," ungkap CDC dalam sebuah pernyataan resmi.

Namun, masker tetap harus digunakan warga AS yang telah divaksin jika mereka menonton konser, parade, atau pertandingan olahraga. Adapun untuk aktivitas indoor, masker masih wajib digunakan. Hal itu mencakup menonton bioskop, serta pasar dan museum.

Lebih dari separuh warga dewasa AS kini telah menerima sedikitnya satu dosis vaksin covid-19. Biden mengatakan perubahan kebijakan itu berarti warga AS bisa melakukan aktivitas normal menjelang musim panas.

"Mulai hari ini, berkumpul dnegan teman di taman atau piknik, selama Anda telah divaksinasi dan dilakukan di luar ruangan, Anda bisa tidak mengenakan masker," ujar Biden.

Winarko







Berita Terkait



Komentar