#hamil#galau

Wanita Hamil Lebih Mudah Galau

( kata)
Wanita Hamil Lebih Mudah Galau
dokumentasi pixabay.com

HAMIL merupakan momen yang banyak dinantikan wanita yang memutuskan untuk membangun keluarga. Pada masa kehamilan pula terjadi berbagai perubahan fisik dan psikologi yang salah satunya membuat calon ibu menjadi mudah merasa bimbang. 
 
Menurut dokter spesialis anak, Lucia Nauli Simbolon, perasaan bimbang atau galau pada masa kehamilan pertama merupakan hal wajar dialami wanita hamil, terlebih dengan banjirnya informasi yang sangat mudah didapatkan dari media sosial. 
 
"Sekarang berbagai informasi sangat cepat. Informasi-informasi yang tidak jelas ini sangat memengaruhi wanita yang sedang hamil.  Mereka jadi galau dan berdampak pada kestabilan emosi dan juga kesehatan ibu dan bayi," ujarnya, dalam acara Peluncuran Buku Kehamilan dan Parenting Tanpa Galau, di Jakarta, Rabu (26/6/2019). 
 
Menurutnya, jika dibandingkan dengan kondisi 20 tahun lalu wanita hamil saat ini sangat mudah dirudung stres dan bimbang lantaran informasi yang banyak diterima baik dari internet dan media sosial termasuk dari mulut ke mulut. 
 
"Kalau dulu mungkin kita hanya menerima informasi dari orang tua tentang berbagai mitos. Tapi kalau sekarang berbeda. Media sosial, pesan pribadi seperti WhatsApp sangat cepat mengirimkan informasi dan diterima begitu saja. Maka penting untuk ibu hamil mencari kebenaran dari informasi tersebut kepada ahlinya seperti dokter," ungkapnya.
 
Dokter yang juga praktek di Rumah Sakit Harapan Kita tersebut menuturkan, banyaknya informasi terkait kehamilan dan setelah melahirkan termasuk cara merawat bayi seringkali diterapkan para ibu tanpa berkonsultasi terlebih dulu kepada dokter. Sehingga sering dijumpai ibu yang ragu merawat bayi. 
 
"Akhirnya banyak ibu yang ragu bagaimana merawat bayi yang baru lahir dan serba ketakutan terjadi kesalahan. Padahal dengan pemahaman yang cukup, ibu dan ayah bisa merawat bayi dengan aman," kata Lucia. 
 
Sementara itu, menurut dokter spesialis kandungan, Ardiansyah Dara, pada masa kehamilan pertama dan pada semester pertama merupakan masa krusial ibu mengalami berbagai perubahan. Rasa khawatir dalam memilih asupan makanan dan nutrisi menjadi faktor utama yang menyebabkan kesehatan ibu hamil terganggu. 
 
"Pengaruh media sosial itu sangat besar sekali terutama informasi dan kegalauan ibu hamil untuk memenuhi nutrisi dan makanan yang sehat untuk bayinya. Padahal tidak semua makanan seperti yang makanan mentah tidak boleh dikonsumsi, seperti sushi itu bisa dikonsumsi oleh ibu hamil," imbuhnya. 
 

MI

Berita Terkait

Komentar