#Iuransekolah#Sekolah

Wali Murid SMKN 4 Pertanyakan Iuran Wajib Rp5,5 Juta

( kata)
Wali Murid SMKN 4 Pertanyakan Iuran Wajib Rp5,5 Juta
SMKN 4 Bandar Lampung. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- SMKN 4 Bandar Lampung diduga mewajibkan setiap murid membayar iuran sebesar Rp5,5 juta. Terkait hal itu sejumlah wali murid mempertanyakan penggunaan uang tersebut.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan dirinya keberatan atas iuran itu. Hal itu karena kegiatan belajar selama pandemi hanya dilakukan dari rumah.

Warga Kota Baru, Tanjung Karang Timur itu menjelaskan, pada Januari lalu, pihak sekolah mengundang walimurid untuk rapat komite. Dalam agenda tersebut pihak sekolah meniadakan biaya SPP dan menggantinya dengan iuran operasional.

"Kata mereka untuk biaya praktikum, uang bangunan, dan gaji guru honor. Tapi kan anak saya tidak pernah ke sekolah, selama tahun ajaran ini baru 2 kali dia ke sekolah," ungkapnya, Rabu, 17 Februari 2021.

Meski telah dijelaskan dalam rapat, ia mengaku tidak mendapat rincian penggunaan uang tersebut. Orang tua yang datang hanya diminta menandatangani surat persetujuan membayar bermaterei.

Hal serupa juga diutarakan oleh wali murid lainnya, warga Tanjung Karang Pusat. Ia mengatakan pihak sekolah tidak memberi keringanan untuk pembayaran tersebut.

Keringanan yang diberikan sekedar kesempatan mencicil iuran sebanyak tiga kali. Padahal nominal itu cukup memberatkan orang tua wali.

"Banyak orang tua yang tidak setuju tapi tidak berani bicara, karena musim pandemi seperti ini sulit mencari uang apalagi pedagang seperti saya," kata dia.

Ia berharap, sekolah bisa memberikan potongan untuk biaya tersebut. Hal itu agar iuran tidak menjadi beban yang memberatkan wali murid.

Winarko







Berita Terkait



Komentar