#infrastruktur#jalan

Wali Kota Wahdi Minta Peningkatan Infrastruktur di Metro Tak Kecewakan Masyarakat

( kata)
Wali Kota Wahdi Minta Peningkatan Infrastruktur di Metro Tak Kecewakan Masyarakat
Wali Kota Metro Wahdi Sirajudin soroti kinerja dinas PUPR dan rekanan. (Foto:Lampost/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menekankan kepada Kepala Dinas PUTR yang baru dilantik untuk meningkatkan kualitas infrastruktur agar tidak mengecewakan masyarakat.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, dengan banyaknya kritikan terhadap pemerintah terhadap kurangnya kualitas pembangunan infrastruktur menjadikan atensi untuk melakukan perbaikan di tahun 2023.

"Memang secara kuantitas sudah berjalan. Namun, untuk kualitas nya masih kurang bagus. Kalau itu berjalan semua, insyaallah jalan di Metro ini bisa mulus," kata dia, Rabu, 4 Januari 2023.

Dia menambahkan, terlebih untuk rekanan atau pihak ketiga yang mendapat amanah untuk membangun Kota Metro. Menurutnya, untuk membangun perlu adanya selektif dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

"Karena yang mereka terima ini adalah tingkat kepercayaan dan memuaskan masyarakat. Kalau mereka teledor atau pun tidak bekerja sesuai spesifikasi, maka masyarakatlah yang akan menilai," tambahnya.

Wali Kota menyebut, untuk suatu pengerjaan proyek pembangunan memang ada proses dan sistem yang mengatur. Oleh karena itu, semua harus diikuti. Baik dari dinas itu sendiri ataupun pihak rekanan.

"Kita itu punya RPJMD dan sudah di ada Perda nya. Maka, harus dilaksanakan mulai 2021-2026 mendatang. Kalau tidak dilaksanakan itu akan menjadi pelanggaran," ungkapnya.

"Jangan sampai rekanan membuat malu pemerintah. Saya enggak minta macam-macam, saya cuma minta kualitas yang bagus," tekannya.

Kepala Dinas PUTR Kota Metro, Robby Kurniawan Saputra mengatakan, pihaknya akan mengikuti instruksi dan permintaan Wali Kota Wahdi. Dia juga mengaku akan berkerja sebaik mungkin. 

"Pak Wali berkali-kali minta untuk pemerataan pembangunan di Kota Metro, dan kualitas pekerjaan. Maka, kita tekankan kepada temen-temen rekanan untuk meningkatkan itu," kata dia.

Bahkan, lanjutnya, Robby juga telah meminta kepada Bidang, Pengawas dan para rekanan umumnya untuk menjaga kualitas.

"Jangan mengejar untung terlalu besar dan akhirnya mengorbankan fisik di lapangan. Kita juga harus memberikan kualitas yang terbaik," ungkapnya.

Sementara, untuk rekanan yang melakukan kecurangan, akan ada mekanism nya. Yang jelas perusahaan tersebut akan masuk dalam daftar hitam, katanya.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar