#KPU#C6#dihapus

Wali Kota Herman HN Sarankan Formulir C6 Dihapus

( kata)
Wali Kota Herman HN Sarankan Formulir C6 Dihapus
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat di wawancarai usai pelantikan pengurus KNPI, di Pondok Rimbauan, Senin (17/2/2020). Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung  (Lampost.co) -- Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menyarankan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik kota, provinsi maupun pusat untuk mempermudah pesta demokrasi yang akan dilaksanakan tahun 2020 ini.

Saran yang diutarakan olehnya yakni berupa penghapusan lembar formulir C6 atau surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih, dengan KTP domisili dari si pemilih.

"Ya ini saran saya kepada KPU supaya tidak ada permainan C6 nama A yang nyoblos nama B, nah ini yang harus kita hindari berdasarkan pengalaman saya," ujar Wali Kota Herman HN saat di wawancarai usai menghadiri pelantikan pengurus KNPI, di Pondok Rimbauan, Senin, 17 Februari 2020.

Menurutnya, dengan hanya menggunakan KTP sebagai pembuktian warga berdasarkan domisilinya. Sudah dapat di jadikan bukti sebagai pemilih yang sah.

"C6 itu rawan di pemainkan oleh calon-calon. Nah kalau KTP langsung, jadi tidak ada permainan kalau nama dan foto KTP tidak sama dengan orangnya, otomatis tidak bisa memilih," kata dia.

Dikatakan, dengan KTP di jadikan sebagai bukti otentik sebagai pemilih yang disesuaikan berdasarkan domisili. Maka kecurangan seperti adanya pemilih dari kabupaten luar dapat di minimalisir.

"Jadi orang dari kabupaten lain tidak bisa sembarangan masuk dan nyoblos di Bandar Lampung. Itu saran saya ke KPU pusat, provinsi maupun kota, agar kita menghasilkan pemimpin yang objektif yang tidak bermain money politik," pungkasnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar