#banjir#drainasepampat

Wali Kota Ganti Drainase Tersumbat di Jalan Yos Sudarso dengan Box Culvert

( kata)
Wali Kota Ganti Drainase Tersumbat di Jalan Yos Sudarso dengan <i>Box Culvert</i>
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN (kemeja putih) saat meninjau saluran drainase yang pampat sehingga menyebabkan banjir di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.Dok. Humas Pemkot

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk dengan tidak membuang sampah ke drainase atau sungai masih minim. Padahal, membuang sampah ke sungai atau drainase bakal menimbulkan banjir.

Seperti yang dialami warga Kampung Kerawang, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung. Wilayah permukiman warga sempat terendam banjir akibat luapan aliran air Kali Kuala yang tidak mampu tertampung drainase. 

Akibatnya, dua wilayah RT tergenang dengan ketinggian air kurang lebih mencapai lutut kaki orang dewasa. Kondisi tersebut menjadi perhatian Wali Kota Bandar Lampung Herman HN yang memerintahkan OPD terkait agar drainase yang tersumbat diganti dengan yang lebih besar menggunakan box culvert.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandar Lampung yang membidangi hal itu secepatnya akan melaksanakan perbaikan saluran drainase sesuai dengan arahan Wali Kota. "Iya sesuai arahan Bapak Wali Kota nanti di Kampung Kerawang, Jalan Yos Sudarso, saluran drainasenya akan diperbaiki memakai box culvert dengan panjang kurang lebih 500 meter dan lebar 1 x 1 meter," ujar Kepala Dinas PU Iwan Gunawan, Kamis, 6 Agustus 2020.

Dia menjelaskan realisasi perbaikan akan disesuaikan dalam anggaran perubahan tahun 2020. "Pakai box culvert agar warga tidak mudah buang sampah ke saluran drainase karena tertutup," ujarnya.

Sementara itu, Satibi, warga setempat, menjelaskan daerah tempat tinggalnya menjadi langganan banjir. Sebab, aliran saluran drainase tidak mengalir ke hilir sungai yang menuju laut.  

"Sering di sini memang, hujan biasa 1 atau 2 jam pasti banjir. Karena siring di situ kan pampat, jadi alirannya enggak sampai ke laut," kata dia. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar