#pergub452020#walikota

Wali Kota Dukung Pergub Nomor 45 Tahun 2020

( kata)
Wali Kota Dukung Pergub Nomor 45 Tahun 2020
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN.Lampost.co/Herman Hn

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Peraturan Gubernur Lampung Nomor 45 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru menuju Masyarakat Produktif dan Aman (AKB-M2PA) Covid-19 resmi diberlakukan. Untuk itu, seluruh kabupaten/kota di Lampung diharuskan membuat turunan dari Pergub tersebut agar selanjutnya dapat diterapkan. 

Menanggapi Pergub tersebut, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengutarakan pihaknya menilai peraturan itu baik sebagai acuan masyarakat dalam menerapkan era new normal. Dia menilai baik atas putusan dari Pergub itu dengan tidak menerapkan denda sebagai hukuman pelanggaran terhadap warga. 

"Jangan sampai kita beri denda pakai uang. Semua lagi sulit, jangan pakai-pakai uang," ujar Herman HN, Senin, 3 Agustus 2020.

Dia menambahkan selama ini Pemkot telah menerapkan pengawasan kepada warga, terutama sanksi sosial yang diberikan kepada warga. "Sejauh ini (pemkot memberikan hukuman) hukum menyanyi hingga push up untuk masyarakat yang melanggar," ujarnya. 

Tidak hanya kepada warga, pemilik tempat usaha yang diketahui tidak menerapkan protokol kesehatan mendapatkan sanksi berupa pencabutan izin usaha. 

Sebagai informasi, sanksi yang disebutkan dalam Pergub tersebut, yaitu sanksi administratif terdiri dari teguran lisan, teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, penghentian tetap kegiatan, pencabutan sementara izin dan/atau pencabutan tetap izin. Kemudian untuk sanksi daya paksa polisional terdiri dari membersihkan fasilitas umum seperti menyapu jalan dan memungut sampah, menyanyikan lagu nasional, melakukan push up, dan mengucapkan janji tidak akan melanggar protokol kesehatan. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar