Hermanbandarlampung

Wali Kota Curhat Soal Bawaslu ke Gubernur

( kata)
Wali Kota Curhat Soal Bawaslu ke Gubernur
Herman HN saat Rapat Koordinasi dalam rangka pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Gedung Pusiban, Pemprov, Selasa, 19 Januari 2021. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menyampaikan keluhannya kepada Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi terkait penanganan covid-19 di Kota Tapis Berseri yang disalahartikan Bawaslu.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Wali Kota/Bupati Bersama Gubernur Lampung dalam rangka pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Gedung Pusiban Pemprov Lampung, Selasa, 19 Januari 2021. 

Herman HN menilai Pemkot Bandar Lampung, melalui Satgas Penanganan Covid-19 menjalankan berbagai arahan Pemerintah Pusat dengan acuan peraturan perundang-undangan. Namun, niat baik dan berbagai program kemanusiaan yang digalakkan Pemkot, disalahartikan oknum tertentu.

"Perlu saya sampaikan kepada Gubernur, kami melaksanakan tugas sesuai UU dan peraturan yang berlaku. UU, Keppres, Inpres, dan Instruksi Kementerian Dalam Negeri serta Gubernur ada juga," ujarnya.

Namun, lanjutnya, program yang dilakukan Pemkot justru dimainkan Bawaslu Lampung. "Kami membagikan sembako mulai April sampai pertengahan September sebelum tahapan pemilihan wali kota. Tapi ini dimainkan Bawaslu Lampung," kata dia. 

Dalam forum tersebut, ia menegaskan pihaknya menjalankan berbagai kegiatan yang sesuai aturan dan tidak melanggar kaidah UU. 

"Perlu Gubernur, Ketua DPRD, dan semua Forkopimda di Lampung ketahui, Wali Kota Bandar Lampung tidak melawan undang-undang. Saya melaksanakan undang-undang, tetapi istri saya dikait-kaitkan," katanya.  

Pembagian beras pun dilakukan dengan membeli di bulog. Program itu dihentikan saat memasuki 23 tahapan pilkada. "Di beras itu juga ditulis Pemerintah Kota Bandar Lampung Wali Kota Herman HN. Tidak ada kaitannya dengan pencalonan istri saya," tegas Herman HN. 

Selain itu, pelaksanaan sosial kepada masyarakat juga dilakukan semua Pemerintah yang ada. "Saya diam bukan karena tidak tahu apa-apa. Saya tidak mau membuat Bandar Lampung ini kacau. Pembagian beras seluruh Bupati/Wali Kota se Indonesia. Bahkan Gubernur dan presiden juga membagikan. Ini perlu saya ingatkan kepada semuanya agar berpikir yang sehat, jangan berpikir yang menyesatkan," ujar dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar