#lampung#bandarlampung#kebakaran#walikota

Wali Kota Bantu Korban Kebakaran di Panjang

( kata)
Wali Kota Bantu Korban Kebakaran di Panjang
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat meninjau lokasi terbakarnya 3 rumah di Kelurahan Pidada III, Kecamatan Panjang, Rabu, 20 November 2019. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co) – Tiga di permukiman padat penduduk Jalan Yos Sudarso, Gang Cendrawasih, Kelurahan Pidada III, Kecamatan Panjang, terbakar, Rabu, 20 November 2019, sekitar pukul 08.39 WIB. Musibah tersebut mengundang perhatian Wali Kota Herman HN yang langsung datang meninjau pascaapi dipadamkan.

Selain menghanguskan tiga rumah, kebakaran juga menyebabkan satu rumah rusak terkena reruntuhan. Tak lama setelah kobaran api dipadamkan petugas BPBD Bandar Lampung, sekitar pukul 10.00 WIB, Wali Kota meninjau lokasi kebakaran sekaligus memberikan bantuan dan turut prihatin atas musibah yang dialami warganya itu.

"Masyarakat yang kena musibah ini, sabar. Ini ujian dari Allah swt karena ujian-Nya bermacam cara. Saya turut prihatin, nanti akan saya bantu semua," ujarnya.

Setelah seluruh kerugian akibat musibah kebakaran tersebut didata BPBD setempat, Wali Kota mengungkapkan bantuan juga diberikan untuk memperbaiki rumah yang rusak.

"Nilainya nanti disesuaikan dengan keuangan daerah, belum dihitung. Bantuan yang nanti diberikan untuk membantu memperbaiki lagi rumahnya," katanya.

Pihaknya mengimbau agar warga terutama di daerah padat pemukiman untuk dapat berhati-hati terlebih ketika hendak meninggalkan rumah untuk memperhatikan kembali sambungan listrik yang ada. "Dan untuk listrik jangan banyak colokannya, jangan banyak sambungan, agar tidak terjadi arus pendek. Insya Allah kita akan dilindungi Allah," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bandar Lampung Syamsul Rahman menerangkan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.39 WIB dan api dipadamkan pukul 09.50 WIB. "Unit yang dikerahkan ke lokasi satu unit mobil pemadam kebakaran dengan suplai air dari Jalan Kapten Tendean dan Bumiwaras. Personel yang diturunkan 18 orang," ujarnya.

Dia menerangkan terdapat 3 unit rumah yang terbakar dan 1 rumah rusak karena reruntuhan dan tidak memakan korban jiwa. Namun untuk kerugian ditaksir mencapai Rp55 juta. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar