#danakelurahan#walikota

Wali Kota Arahkan Dana Kelurahan Fokus Pembangunan Fisik

( kata)
Wali Kota Arahkan Dana Kelurahan Fokus Pembangunan Fisik
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandar Lampung, Khaidarmansyah. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co) --  Pemerintah Kota (Pemkot)  Bandar Lampung akan merubah fungsi dan kegunaan dana kelurahan tahun ini. Sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN anggaran dana kelurahan akan dibagidalam dua kegunaan yaitu untuk prasarana dan pemberdayaan masyarakat.

 “Arahan pak wali kota tahun ini penggunaan dana kelurahan terbagi menjadi 95 persen untuk sarana prasarana dan 5 persen untuk pemberdayaan masyarakat. Kenapa pemberdayaan cukup 5 persen, karena di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) program itu sudah ada. Kalau tahun lalu kan 80 prasarana 20 persen pemberdayaan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bandar Lampung Khaidarmansyah, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pertimbangan tersebut diambil karena pihak pemkot akan focus meningkatkan pembangunan fisik secara merata.

 “Jadi lebih banyak di prasarana karena itu yang lebih dibutuhkan, misalnya kelurahan dapat membuat paving block, rabat beton, dan drainase atau gorong-gorong. Turunnya dana itu sesuai Permendagri sebanyak dua kali dalam setahun. 50 persen di tahap pertama dan 50 persen lagi di tahap ke dua,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dana kelurahan untuk membangun satu sarana prasarana, pemberdayaan masyarakat. Perencanaan pembangunannya dilakukan oleh lurah dengan kelompok masyarakat atau kelompok masyarakat (pokmas).

Jumlah dana kelurahan yang diterima 126 kelurahan tahun ini tidak mengalami perubahan yakni sekitar Rp46 miliar atau Rp370 juta per kelurahan.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar