walhi

Walhi Harap Instansi Terkait Tidak Keluarkan Izin Peil Banjir

( kata)
Walhi Harap Instansi Terkait Tidak Keluarkan Izin Peil Banjir
Pengendara melintas di depan lokasi lahan yang akan dibangun pusat perbelanjaan di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Senin, 18 Januari 2021. (Lampost.co/Deta Citrawan)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung menggelar catatan akhir tahun 2020, Selasa, 19 Januari 2021 di Rid's Coffee. 

Dari berbagai polemik lingkungan Provinsi Lampung yang dibahas oleh Walhi, akademisi, NGO, dan pemerhati lingkungan salah satunya adalah penertiban analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) untuk pembangunan pusat perbelanjaan Living Plaza Lampung di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa (dekat SPBU). 

Walhi sudah mengambil sikap. Pertama menolak penerbitan izin Amdal oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung dan meminta mengkaji ulang Amdal tersebut secara komprehensif pada sidang komisi Amdal pada 15 Januari 2021 lalu. 

Kemudian Walhi sudah menyurati DLH Bandar Lampung dan Wali Kota Bandar Lampung agar menolak terbitnya izin Amdal yang nantinya juga bermuara ke izin lingkungan. 

Langkah selanjutnya akan mengirimkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman atau instansi terkait. 

Tujuannya agar instasi terkait tidak mengeluarkan surat izin peil banjir. Peil banjir adalah  pengaturan ketinggian minimal lantai bangunan yang ditentukan berdasarkan lokasi bangunan tersebut, yang bertujuan untuk mencegah air banjir meluap dan masuk ke dalam bangunan jika lantai terlalu rendah.

Selain peil banjir, penyuratan tersebut untuk menegaskan kembali tidak adanya rekomendasi BKPRD/TKPRD Kota Bandar Lampung terkait kesesuaian peruntukan dan tata ruang, yakni zona pendidikan bukan zona bisnis.

"Kita segera surati Dinas PU atau instansi terkait agar tidak mengeluarkan peil banjir," ujar Direktur Eksekutif Walhi Daerah Lampung Irfan Tri Musri, usai agenda catatan akhir tahun 2020.

Kemudian dari informasi yang didapat Walhi, DLH Kota Bandar Lampung sudah merespon surat yang dikirim Walhi. Isinya baru sebatas mengonfirmasi akan memberikan balasan dari penolakan dikeluarkannya izin Amdal. "Segera kita cek apa balasannya," katanya. 

Sedangkan langkah terakhir yang akan diambil Walhi yakni menggugat izin lingkungan ke PTUN Bandar Lampung jika nantinya dikeluarkan. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar