#sumbangan#sekolahsmpn12#humaniora#beritalampung

Wakil Rektor Unila Soroti Penarikan Sumbangan dari Berbagai Sudut

( kata)
Wakil Rektor Unila Soroti Penarikan Sumbangan dari Berbagai Sudut
Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Bujang Rahman. (Foto:Lampost/Yusmart)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Penarikan sejumlah dana terhadap peserta didik di SMPN 12 Bandar Lampung, untuk memberi cindera mata kepada guru yang pindah dan memasuki purna bhakti, mendapat perhatian Universitas Lampung. 
Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Bujang Rahman kepada Lampost.co, Rabu (23/5/2018) mengatakan penarikan dana atau diistilahkan sumbangan oleh sekolah, terhadap peserta didik sebaiknya dihindari, terlebih penarikan tersebut tidak ada kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan.
Menurut dia, tidak semua peserta didik mampu untuk memberi sumbangan kepada pihak sekolah. Ia mengatakan, bila membutuhkan dana untuk kepentingan sekolah, sebaiknya komite sekolah yang berperan mencarikannya.
"Sekolah mempunyai mitra kerja atau disebut komite sekolah. Sebaiknya komite yang berupaya mencarikan dana untuk kepentingan itu, apalagi tujuannya mulia memberi kenangan-kenangan kepada guru," ujar dia.
Kemudian ketua komite SMPN 12 Bandar Lampung, Johan Alamsyah meminta kepada semua pihak untuk tidak memperpanjang persoalan terkait sumbangan tersebut. Menurutnya, persoalan ini dapat mengganggu mental dan psikologi guru yang menerima cindera mata.
"Kemarin kami sangat terharu atas kedatangan guru yang telah pensiun untuk menyerahkan kembali cindera mata itu setelah mendengar pemberitaan yang berkembang di media masa. Kami mohon kepada semua pihak dapat memahami persoalan ini," kata dia.

 

Yusmart DS



Berita Terkait



Komentar