#investasibodong#trading#penipuan

Wahyu Kenzo Dilaporkan Kasus Investasi Bodong di Lampung

( kata)
Wahyu Kenzo Dilaporkan Kasus Investasi Bodong di Lampung
Ilustrasi trading. Dok Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga Lampung Donald Haris Sihotang melaporkan pemilik robot trading ATG 5.9, Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo ke Polda Lampung. Ia melapor karena merasa dirugikan hingga ratusan juta rupiah.

Wahyu dilaporkan atas tindak pidana Pasal 28 Ayat (1) jo Pasal 45 A ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Hari ini saya secara resmi melaporkan Wahyu Kenzo dalam dugaan penipuan dan penyebaran berita bohong melalui media elektronik," katanya usai membuat laporan di Mapolda Lampung, Senin, 4  April 2022.

Baca: Korban Robot Trading Tergiur Keuntungan Besar

 

Menurut Donald, hingga saat ini ia tidak bisa melakukan penarikan atas dana yang diinvestasikan sejak Sabtu, 8 Januari 2022 dengan deposit senolai Rp200 juta.

"Saya sebagai member ATG/ATC sejak 8 Januari 2022. Tetapi sampai hari ini tidak bisa melakukan penarikan dana investasi yang saya lakukan di perusahaan itu," ujarnya.

Dia berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap keberadaan trading ini sehingga memberikan kepastian kepada para member dan masyarakat.

"Sampai akhir Maret 2022, website pantheratrade.tech sebagai aplikasi ATG/ATC sudah tidak bisa diakses,” kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar