pilkada

Wahdi-Qomaru Tetap Unggul

( kata)
Wahdi-Qomaru Tetap Unggul
Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama (kanan) dan Anggota Bawaslu Kota Metro, Hendro Edi S (kiri). (Dok)


METRO (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro telah menggelar rapat pleno rekapitulasi tingkat kota. Pada pleno ini hasil yang diperoleh tidak berubah dari hasil pleno tingkat kecamatan yang telah dilakukan kemarin.

Data yang dihimpun Lampost.co untuk pasangan Wahdi-Qomaru mendapatkan 28.294 suara. Pasangan Mufti-Saleh mendapatkan 19.158 suara. Pasangan Ampian-Rudy mendapatkan 22.819 suara. Pasangan Anna-Frizt mendapatkan 27.022 suara. Sementara untuk jumlah suara sah 97.293 suara, dan jumlah suara tidak sah 1.564 suara, sementara untuk jumlah suara sah dan tidak sah 98.857 suara.

"Untuk perolehan rekapitulasi ini, hasil pasangan tidak ada yang berubah baik dari TPS hingga tingkat kecamatan," ujar Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama, Senin, 14 Desember 2020.

Dia menjelaskan, tingkat partisipasi masyarakat Kota Metro untuk menyalurkan hak pilihnya mencapai 84 persen dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 115.844

"Secara persentasenya partisipasi kita mencapai 84 persen, untuk jumlah suara sah 97.293 suara, dan jumlah suara tidak sah 1.564 suara, sementara untuk jumlah suara sah dan tidak sah 98.857 suara," ujarnya. 

Dia menambahkan, setelah ini pihaknya akan memberikan kesempatan kepada pasangan calon untuk melakukan gugatan pada hasil pleno yang kiranya tidak puas.

"Kalaupun tidak ada gugatan dari pasangan calon kita akan menunggu buku register perkara konstitusi (BRPK), ketika sudah turun maka kami paling lama lima hari setelah BRPK turun kami akan menetapkan pasangan calon terpilih, kemudian kita akan melaksanakan pelantikan," tambahnya. 

Dia berharap, pada proses selanjutnya dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sehat.
"Semoga pelaksanaannya berjalan aman, lancar, dan sehat. Karena dari beberapa yang kita laksanakan, kita telah melakukan protokol kesehatan yang benar dan ketat di tingkat TPS, kecamatan dan kota. Kami mohon maaf atas nama KPU Kota Metro jika terjadi kesalahpahaman," tutupnya.

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar