Pilkadametro

Wahdi-Qomaru Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro

( kata)
Wahdi-Qomaru Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro
Rapat Pleno di Aidia Grande Hotel, Kamis, 21 Januari 2021. Lampost.co/Bambang


Metro (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Metro menetapkan pasangan Wahdi-Qomaru sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama, mengatakan sesuai Pasal 54 PKPU 19 Tahun 2020 pihaknya menetapkan pasangan calon terpilih Wahdi dan Qomaru pada Pilkada 2020.

"Setelah menerima buku register perkara konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK), kami langsung menggelar pleno penetapan pasangan Wali dan Wakil Wali Kota terpilih," kata dia usai melakukan Pleno di Aidia Grande Hotel, Kamis, 21 Januari 2021.

Dia menjelaskan, selanjutnya KPU akan menyerahkan berkas berita acara ke DPRD Kota Metro maksimal lima hari dari hari penetapan untuk pelaksanaan pelantikan. "Secepatnya kami serahkan ke DPRD," imbuhnya.

Ketua DPRD Metro, Tondi MG Nasution, mengaku penetapan pasangan calon terpilih setelah menerima surat keputusan dari MK dilakukan karena Metro tidak ada sengketa Pilkada.

"Kami diundang untuk penetapan wali kota terpilih. Selanjutnya kami menunggu surat dari KPU untuk rapat paripurna khusus pengesahan. Sebelum itu kami akan rapatkan dulu bersama Badan Musyawarah," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota terpilih Pilkada Metro 2020, Wahdi mengucapkan syukur kepada Tuhan atas berjalannya demokrasi dengan baik di Bumi Sai Wawai.

"Kami juga terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro, Forkompimda, Bawaslu, KPU, dan yang paling penting masyarakat yang sangat dewasa. Saya dengan Qomaru akan berjuang, karena amanah ini diberikan masyarakat," ujarnya selepas penetapan calon wali kota terpilih.

Ia mengajak semua pihak membangun Kota Metro. Mulai dari alim ulama, tokoh adat, wanita, dan pemuda untuk mewujudkan daerah yang sejahtera.

"Sesuai tagline kami mendengar dan bekerja, tentu dengan analisis. Mulai dari lapisan terbawah RT/RW sampai Forkompimda dan media massa. Kami akan berusaha sebaik mungkin dalam pengejawantahan sebagai rasa terima kasih pada masyarakat," tuntasnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar