#Covid-19lampung#BERITAMETRO

Wahdi Beri Penghormatan untuk Tenaga Kesehatan Meninggal Akibat Covid-19

( kata)
Wahdi Beri Penghormatan untuk Tenaga Kesehatan Meninggal Akibat Covid-19
Wali Kota Metro Wahdi (pegang kertas) memberikan penghormatan terakhir kepada tenaga kesehatan meninggal akibat terpapar Covid-19.


Metro (Lampost.co) -- Wali Kota Metro, Wahdi, menggelar upacara singkat penghormatan terakhir kepada tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal akibat terpapar virus covid-19 di RSUD Ahmad Yani.

"Almarhum merupakan salah satu nakes yang bekerja di RSUD Ahmad Yani dan patut diberikan penghormatan selaku garda terdepan pada bidang kesehatan. Mari doakan bersama agar almarhum khusnul khatimah, dan untuk keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan," ujarnya seraya mengapresiasi para nakes yang telah berjuang sebagai garda terdepan di bidang kesehatan, Senin, 29 Maret 2021. 

Wahdi menegaskan, jika perjuangan belum selesai. Karenanya, harus lebih waspada akan covid-19 yang masih ada. 

"Ikuti intruksi terkait penanganan. Dan kepada satgas covid agar lebih giat lagi dalam penanganan pandemi ini. Mari jaga kesehatan dimulai dari pribadi sendiri dengan protokol kesehatan," kata dia.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti, menjelaskan, pasien Covid-19 nomor 694 merupakan seorang nakes berinisial DAP (37), warga Hadimulyo Barat. Pasien dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 28 Maret 2021 pukul 22.45 WIB.

"Pasien sempat dirawat selama empat hari di RSUD Ahmad Yani. Pada 24 Maret pasien datang ke UGD Ahmad Yani dengan keluhan sesak jika beraktivitas, kemudian nyeri dada dan batuk. Saat rapid antigen hasilnya reaktif. Dan mempunyai riwayat DM tipe 2," ujar Erla.

Kemudian, pada 25 Maret 2021 diswab dan hasil dinyatakan positif. Selanjutnya, pasien masih dirawat pada 28 Maret 2021 sekitar pukul 21.50 WIB, tapi kesadaran pasien menurun. Pada pukul 22.45 WIB pasien dinyatakan meninggal. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar