#pembangunan#ekonomilampung

Wagub Ungkap Tiga Indikator Makro Pembangunan Lampung

( kata)
Wagub Ungkap Tiga Indikator Makro Pembangunan Lampung
Wagub Lampung Chusnunia Chalim dalam Rapat Koordinasi Bidang Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia bagi Bappeda se-Provinsi Lampung, Selasa, 11 Januari 2022. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim mengungkap tiga indikator makro pembangunan di Bumi Ruwa Jurai.  Ketiga indikator tersebut adalah  pengentasan kemiskinan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan pembukaan lapangan kerja.

Nunik, sapaan karib wagub, menjelaskan bahwa kemiskinan merupakan akar permasalahan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Selain itu perlu juga upaya peningkatan kapasitas dan kualitas SDM di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi," kata dia, Selasa, 11 Januari 2022. 

Baca: 2022 Diyakini Jadi Tahun Kebangkitan UMKM Lampung

 

Dia mencatat, sasaran makro pembangunan ekonomi Lampung bisa dicapai melalui pertumbuhan ekonomi di angka 5,6% hingga 5,9%.

"Persentase kemiskinan sebesar 10,14 hingga 11,5 persen, tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,66 persen, indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 71,49 persen, serta pertumbuhan rasio gini sebesar 0,32 hingga 0,33 persen," terang dia.  

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengeklaim telah menyiapkan program guna mendukung pencapaian target pencapaian sasaran makro. Program itu terdiri dari penanggulangan kemiskinan daerah hingga rencana aksi tahunan.

Nunik menjelaskan, pihaknya juga mengaku sedang melakukan percepatan peningkatan kapasitas SDM melalui sinegritas dan sinkronasi pelaksanaan grand design pembangunan kependudukan, hingga program pangan dan dizi. 

"Saya memahami dengan keterbatasan yang ada pada kita, termasuk kemampuan keuangan daerah, pengembangan sumber daya, kondisi sosial masyarakat dan sebagainya. Oleh karenanya diperlukan adanya upaya, kerja keras, dan komitmen bersama dalam upaya percepatan pelaksanaan pembangunan di Provinsi Lampung," ujar dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar