#kekerasanseksual#internet

Wagub Lampung Ajak Manfaatkan Internet untuk Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

( kata)
Wagub Lampung Ajak Manfaatkan Internet untuk Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim membuka Seminar Nasional bertemakan Kampanye Digital Sebagai Media Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak secara virtual, Kamis, 29 Juli 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak semua lapisan masyarakat untuk melakukan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Upaya tersebut termasuk melalui media digital atau internet yang tengah berkembang pesat.

Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Chusnunia 'Nunik' Chalim mengatakan, semua pihak harus melek digital, terlebih di tengah pandemi covid-19.

Wagub menjelaskan, semua hal mengandung sisi positif dan negatif. Sisi positif internet adalah membuat segala sesuatu jadi lebih efektif dan efisien.

"Penggunaan media digital saat ini tidak mengenal umur. Bahkan anak-anak sekolah, orang tua, dan seluruh keluarga. Berdasarkan data dari ICT Watch, hari ini rata-rata pengguna Indonesia menghabiskan waktu minimal 1,5 jam per hari berkenaan aktivitasnya dengan internet atau dunia digital," kata Wagub dalam webiar Kampanye Digital Sebagai Media Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Kamis, 29 Juli 2021.

Baca: Damar Ungkap Dilema Jerat Hukum Kasus Pelecehan Seksual Online

 

Ia mengatakan pengguna gawai yang terkoneksi dengan internet mencapai 180 juta orang. Hal ini, menurut dia, membuat semua orang harus menyadari ada ruang-ruang baru untuk berkumpul.

"Saya berharap semua pihak dapat menyadari kondisi itu dan mengambil manfaatnya. Menjadi pekerjaan rumah kita bersama kalau kita membicarakan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Di tahun 2021, di Provinsi Lampung terdapat 177 kasus kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan," katanya.

Wagub mengajak warga untuk memanfaatkan digital sebagai media pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak. Media sosial juga bisa menjadi media untuk hal positif begitu banyak hal.

"Mari bersama kita manfaatkan dunia digital dengan muara untuk pencegahan terhadap perempuan dan anak," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar