#pemekaran

Wacana Pemekaran Kecamatan Gadingrejo Dikebut

( kata)
Wacana Pemekaran Kecamatan Gadingrejo Dikebut
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Pringsewu (Lampost.co) -- Wacana pemekaran Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, menjadi dua kecamatan terus dikebut.

Camat Gadingrejo Joko Hermanto kepada lampost.co, Sabtu, 11 September 2021, menyatakan saat ini pihaknya masih menyusun proposal usulan pemekaran yang akan disampaikan ke pemkab Pringsewu.

Dia menjelaskan pada prinsipnya para perwakilan tokoh masyarakat di 11 pekon yang nantinya akan masuk kecamatan baru sudah setuju jika Gadingrejo akan dimekarkan.

Joko menambahkan nama calon kecamatan nantinya adalah kecamatan Wates dengan calon wilayah sebanyak 11 pekon.

Menurutnya keinginan memekarkan kecamatan Gadingrejo sebenarnya sudah mencuat sejak 2014, tetapi tidak ada tindaklanjut.

"Kebetulan pas saya yang menjadi camat Gadingrejo dan didorong Wabup Fauzi, kita buka kembali wacana pembakaran," ungkap Joko Hermanyo.

Apalagi, kata Joko, di RPJMD memang ada rencana pemekaran, sehingga sampai tahun 2022 pemekaran harus diselesaikan. "Sebab sudah dimasukan di dalam RPJMD pasangan bupati dan wakil bupati Sujadi-Fauzi," ungkap Joko.

Ia menambahkan untuk calon lokasi kantor kecamatan sudah ada yang menjanjikan tanah yaitu perusahaan perumahan Cheng Hoo, tetapi pihak kecamatan belum mengecek lokasi dan melakukan pembahasan lebih lanjut.

Menurutnya jika perumahan Cheng Hoo benar memberikan hibah tanah untuk lokasi kantor kecamatan, letaknya bisa setrategis karena berada di atas bukit. "Janji memberikan hibah tanah di sampaikan saat peresmian yang dihadiri Wabup Fauzi," ungkapnya.

Sementara Kasi di bagian Tata Pemerintahan Umum (Tapem) Pemkab Pringsewu Sultan mengakui wacana pemekaran kecamatan Gadingrejo memang sudah bergulir.  Tetapi sampai saat ini prosesnya masih di kecamatan.

"Pemkab belum menerima usulan pemekaran kecamatan Gadingrejo," kata Sultan.

Winarko







Berita Terkait



Komentar