#Pendidikan#Guru#Tubaba

Wabup Fauzi Hasan Mengukuhkan Guru Penggerak Tubaba

( kata)
Wabup Fauzi Hasan Mengukuhkan Guru Penggerak Tubaba
Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan mengukuhkan guru penggerak di kabupaten setempat, Kamis, 12 Maret 2020. (Merwan/Lampost.co)

Panaragan (Lampost.co) -- Sebanyak 96 guru penggerak dan penggerak nenemo Dinas Pendidikan Tulangbawang Barat (Tubaba) dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan Wakil Bupati (Wabub) Tubaba Fauzi Hasan mewakili Bupati Tubaba Umar Ahmad, Kamis 12 Maret 2020.

Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan mengatakan program guru penggerak tersebut merupakan program unggulan dan menjadi perhatian Kementerian Pendidikan. Dia berharap program tersebut dapat disukseskan untuk meningkatkan kualitas dunia pendidikan di kabupaten setempat.

"Program guru penggerak ini harus disukseskan. Makanya saya minta guru penggerak dan kepala sekolah dapat bersinergi untuk menjalankan program ini," kata dia.

Fauzi mengatakan dengan dikukuhkannya penggerak nenemo dan guru penggerak tahun 2020 tersebut  diharapkan mampu mengemban amanah yang telah diberikan untuk mendidik generasi penerus bangsa dengan berbagi dari hati, belajar untuk prestasi, dan bersinergi dalam aksi.

"Kepada saudara yang sudah dikukuhkan, saya ucapkan selamat berkarya, semoga karya saudara-saudara akan dapat mewarnai dan meningkatkan kualitas pendidikan di Tubaba, apa yang kalian lakukan adalah sebuah pengabdian yang pada saat nya nanti akan memetik hasilnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Budiman Jaya mengatakan 96 guru penggerak dan penggerak nenemo tersebut terdiri dari 87 Guru Penggerak dan 9 Penggerak Nenemo, dari tingkat SD dan SMP yang tersebar di sembilan Kecamatan. Total guru penggerak saat ini sebanyak 235 orang.

"Sembilan guru Penggerak Nenemo tersebut berasal dari Pengajar Cerdas Indonesia, diantaranya dari Solo, Bengkulu, dan Aceh, yang kita rekrut ke Tubaba. Program ini sepenuhnya didanai dari APBD," kata dia.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar