#PPKMDARURAT#JTTS#LAMPUNG

Volume Lalu Lintas Tol Bakauheni-Terbanggibesar Turun Sampai 42 Persen

( kata)
Volume Lalu Lintas Tol Bakauheni-Terbanggibesar Turun Sampai 42 Persen
Selama PPKM darurat akses pintu tol Kotabaru ditutup . Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Hutama Karya (HK) mengatakan dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Bandar Lampung memengaruhi lalu lintas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dimana terdapat penurunan volume lalu lintas di ruas Bakauheni-Terbanggibesar mencapai 42 persen.

"Kami mengikuti penerapan PPKM darurat di Bandar Lampung. Untuk exit tol Kotabaru akan dialihkan ke exit tol Natar dan tol Lematang sejak Kamis sore, 15 Juli 2021," kata Branch manager PT Hutama Karya (HK) Cabang Bakauheni-Terbanggibesar, Hanung Hanindito, Jumat, 16 Juli 2021.

Ia mengatakan lalu lintas yang dialihkan dari gerbang Kotabaru hanya lalin yang berasal dari arah Bakauheni. Sementara lalin yang dari arah Terbanggibesar tetap bisa keluar gerbang Kotabaru.

"Hal ini mengakibatkan penurunan volume lalu lintas, karena sejak dilakukan pengalihan pada hari kamis kemarin, jumlah kendaraan yang keluar gerbang Kotabaru semakin terdeviasi. Dari awalnya turun 30 persen menjadi turun 42 persen," paparnya.

Baca juga :Pintu Tol Kotabaru Lampung Ditutup

Dari penyekatan tersebut, pihaknya mengatakan kendaraan lain diperkirakan keluar melalui gerbang tol Natar. Namun, belum terjadi peningkatan volume yang signifikan.

"Diperkirakan lalin tersebut keluar gerbang Natar. Jumlah kendaraan yang keluar gerbang Natar yang awalnya turun 19 persen menjadi turun 5 persen saja atau naik sebesar 14 persen," ujarnya.

Bahkan, penurunan kendaraan melintas per 15 Juli 2021 kemarin mencapai 25 persen dari kondisi normal.

"Ini masuk kategori turun drastis, tapi semoga ini bisa kembali lebih baik segera, seiring perubahan situasi pandemi di Lampung yang membaik," tutup dia.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar