#jttslampung#beritalampung

Volume Kendaraan di Tol Perbatasan Lampung-Sumsel Meningkat

( kata)
Volume Kendaraan di Tol Perbatasan Lampung-Sumsel Meningkat
Pengelola Jalan Tol melakukan penyekatan kendaraan yang ingin masuk pintu jalan tol Ruas Terpeka Mesuji. Dok HK


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Tol Terbangi Besar, Pematang Panggang dan Kayu Agung (Terpeka) mencatat terjadi peningkatan volume kendaraan di masa larangan mudik. Kenaikan arus lalu lintas itu khususnya terjadi di pintu tol perbatasan Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel).

Berdasarkan perkembangan lalu lintas di Ruas Terpeka pada 11 Mei 2021 di Simpang Pematang naik 75%, exit tol Simpang Pematang naik 103%, Kayuagung turun 47%, exit tol Kayuagung turun 40%, Kayuagung Utama turun 42%, dan exit Kayuagung Utama turun 55% dibanding lalu lintas normal.

"Semua kendaraan dikeluarkan di gate tol Simpang Pematang untuk dilakukan penyaringan yang boleh lanjut atau harus putar balik ke daerah asalnya. Untuk di Kayuagung Utama turun, karena ada penyekatan di GT Kramasan WST," kata Branch Manager PT Hutama Karya Ruas Tol Terpeka, Yoni Satyo Wisnuwardono, Selasa, 11 Mei 2021.

Kendati demikian, peningkatan itu dinilai tidak signifikan. Hal ini karena adanya larangan mudik dari pemerintah dan kegiatan penyekatan. "Selama penyekatan, kami juga lakukan putar balik pengguna jalan yang tidak dapat menunjukan surat Rapid Antigen/Swab PCR dengan keterangan negatif," ujarnya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar