#beritalampung#beritabandarlampung#viral

Viral! Mobil Dinas Terparkir di Tempat Hiburan Malam di Lampung

( kata)
Viral! Mobil Dinas Terparkir di Tempat Hiburan Malam di Lampung
Tangkapan Layar mobil terparkir ditempat hiburan malam.


Bandar Lampung (Lampost.co): Beredar viral sebuah video di WhatsApp yang memperlihatkan rekaman satu unit kendaraan roda empat jenis Daihatsu Terios berplat merah dinas pemerintahan terparkir di tempat hiburan malam.

Menanggapi viralnya video tersebut, Sekretaris Bapenda Provinsi Lampung, Jon Novri mengatakan pihaknya telah menelusuri adanya video yang beredar. Hasil penelusuran yang dilakukan bahwa mobil tersebut menggunakan plat bernomor polisi BE-1872-AQ adalah bodong atau plat palsu.

"Kami sudah mendapatkan dan melihat video tersebut. Kami juga telah melakukan penelusuran. Itu platnya enggak benar, karena plat itu untuk mobil pribadi (plat hitam) dan jenis mobil sedan. Untuk plat merah dengan nomor polisi tersebut tidak ada di data kami," kata Novri, Jumat, 9 Desember 2022.

Novri mengatakan normalnya mobil dinas di Lampung menggunakan huruf Z di akhir nomor polisi (plat).

Baca juga:  3.946 Peserta Calon PPK Dinyatakan Lolos ke Tahap Wawancara

"Kalau mobil dinas biasanya ujungnya itu Z. Karena untuk dinas itu masing-masing OPD yang mengetahuinya selaku pengguna barang," katanya.

Berdasarkan penelusuran, Dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 87 Tahun 2005 tentang Pedoman Efisiensi dan Disiplin PNS ditetapkan kendaraan dinas adalah fasilitas kerja ASN sebagai penunjang penyelenggaraan pemerintahan negara.

Kendaraan dinas ASN baik mobil dan motor dengan pelat nomor merah pada dasarnya hanya bisa dipakai untuk kebutuhan dinas, bukan kepentingan pribadi. Dalam lampiran peraturan itu juga diatur tentang penggunaan kendaraan dinas, diantaranya, kendaraan dinas operasional hanya digunakan di dalam kota dan pengecualian penggunaan ke luar kota atas izin tertulis pimpinan instansi pemerintah atau pejabat yang ditugaskan sesuai kompetensinya.

Hari kerja yang dimaksud merujuk pada Keppres Nomor 68 Tahun 1995, yaitu Senin-Kamis pukul 07.30-16.00 dan ASN wajib menggunakan seragam. Namun pengaturan hari kerja dapat disesuaikan instansi masing-masing. ASN yang menyalahgunakan kendaraan dinas bisa dikenakan sanksi disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar