#cpns#pppk

Viral Kecurangan Seleksi CPNS 2021, Manipulasi Nilai Hingga Peserta Titipan

( kata)
Viral Kecurangan Seleksi CPNS 2021, Manipulasi Nilai Hingga Peserta Titipan
Sebuah utas di Twitter milik akun @alhrkn mendadak viral di Twitter. Dia membongkar kecurangan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CNPS) yang dijalaninya. Twitter


Jakarta (Lampost.co) -- Sebuah utas di Twitter milik akun @alhrkn mendadak viral di Twitter. Dia membongkar kecurangan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CNPS) yang dijalaninya.

Akun Twitter dengan nama Al Harkan diketahui merupakan peserta tes CPNS 2021. Dia membeberkan kecurangan nilai hasil tes yang dimanipulasi.

Baca juga: Terdeteksi Curang, Tiga Pelamar CPNS Lamtim yang Lulus Tes SKD Didiskualifikasi

Selain itu, akun itu pun dengan gamblang mengatakan adanya peserta tes CPNS 'titipan'. Di mana nilai peserta titipan tersebut dimanipulasi.

"Nilai kami dijatuhkan habis-habisan di Wawancara dan Micro Teaching, sementara nilai peserta dari internal kampus didongkrak bukan main," tulis @alhrkn di utasnya, dikutip Medcom.id, Senin 27 Desember 2021.

Al Harkan merupakan salah satu peserta yang melamar pada posisi Dosen Asisten Ahli (Kualifikasi S2) di salah satu PTN. Dia melalui tiga rangkaian tahap, yaitu seleksi administrasi, seleksi kemampuan dasar (SKD), seleksi kemampuan bidang (SKB).

Dia melewati serangkaian tes, hingga tahap SKB jalur cumlaude. Harkan juga menjadi satu-satunya peserta yang maju ke SKB dari jalur tersebut.

Namun, dia merasakan kejanggalan saat Kemendikbudristek mengeluarkan hasil seleksi CPNS 2021 pada 25 Desember 2021. Menurutnya, nilai yang didapatnya sangat tidak masuk akal dan terdapat sejumlah kejanggalan.

Harkan menerangkan adanya indikasi kecurangan nilai setelah dia mengamati data dan statistiknya. Bahkan, kandidat lain yang berasal dari jalur umum tiba-tiba masuk ke jalur Cumlaude.

"Padahal saya mengungguli peserta lain di hampir semua ujian sebelumnya. Tri Dharma, Bahasa Inggris, Penalaran, Psikologi, Intelegensi, Kepribadian; SEMUA UNGGUL, karena ujian via komputer sulit dicurangi. Tapi di Wawancara dan Simulasi Mengajar nilai saya DIJATUHKAN," cuitannya di Twitter.

"Tulisan ini saya buat dengan itikad baik untuk melaporkan indikasi kecurangan yang saya temukan. Saya mematuhi aturan dan tidak menampilkan identitas individu atau institusi terkait. Semoga dapat diterima dengan baik," pungkasnya.

Utas tersebut pun langsung viral dan mendapatkan berbagai tanggapan netizen. Ada yang mengamini kejadian yang diamali Harkan dan menjadi rahasia umum kecurangan tes CNPS.

"Sudah umum mas, peserta internal kalau lolos SKD, autololos SKB entah bagaimana itu nilainya," tulis akun @kur****.

"Saya sampai download pengumumannya untuk liat nama kampusnya, ternyata di Malang. Sayang sekali ya, padahal kalau baca thread-nya yg begitu runtut dan jelas. Menurut saya beruntung mahasiswa itu klo dapat Mas ini sebagai dosennya," lanjut komentar lain dari akun @Mar****.

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar