#beritalampung#beritalampura#penganiayaan

Videonya Viral! Ibu Penganiaya Anak Balita di Lampung Utara Ditetapkan Tersangka

( kata)
Videonya Viral! Ibu Penganiaya Anak Balita di Lampung Utara Ditetapkan Tersangka
Ilustrasi. Foto: Google Images


Kotabumi (Lampost.co): Polres Lampung Utara menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap LPN (24), seorang ibu yang tega melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya yang masih berumur 15 bulan, Jumat, 9 September 2022. Aksinya pun sempat viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Lampung AKP Eko Rendi Oktama mewakili Kapolres Lampung Utara, mengatakan pihaknya mentetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap LPN yang melakukan penganiayaan terhadap anak balitanya, Ajril.

"Tersangka kini ditahan untuk mempertangungjawabkan perbuatan penganiayaan terhadap anak kandungnya tersebut," kata Eko.

Baca juga: Kanit Propam Penembak Bhabinkamtibmas di Lamteng Dipecat

Eko menjelaskan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya dan hal itu dilakukan karena sakit hati kepada suaminya berinisial PM yang tak kujung pulang dan memberi nafkah kepada dirinya.  

"Pelaku sengaja merekam video aksi penganiayaan terhadap anaknya dan video tersebut dikirim ke suaminya supaya memberi nafkah," kata Eko.

Tersangka juga mengakui melakukan penganiayaan terhadap anaknya sebanyak empat kali dan sudah tidak mau mengasuh anaknya. Begitu juga pihak keluarga suami tersangka tidak mau mengurusi korban. Sementara tersangka diketahui tidak memiliki saudara atau anak yatim piatu dan tinggal bersama seorang neneknya di Kecamatan Bukit Kemuning. 

Menyikapi hal itu, pihak Polres Lampung Utara berkordinasi dengan istansi terkait dan pemerintah daerah, Ajril akhirnya anak balita tersebut diangkat sebagai anak angkat oleh Wakil Bupati Lampung Utara dan diasuh di salah satu pondok pesantren di Kotabumi. 

"Kondisi korban saat ini baik dan ditangani oleh tim pisikiater. Sementara, keberadaan bapak korban yang informasinya ada di Pulau Jawa sebagai sopir masih dicari guna dimintai keterangan atas kejadian tersebut," kata dia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar