#bantuankuotainternet#bantuansosial#humaniora

Verifikasi dan Validasi Nomor Telepon Siswa Terkendala Server

( kata)
Verifikasi dan Validasi Nomor Telepon Siswa Terkendala Server
Ilustrasi: Foto: Dok/Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Proses verifikasi dan validasi nomor telepon siswa untuk bantuan kuota internet masih berlangsung. Verivikasi dan validasi tersebut dilakukan untuk penyaluran kuota internet tahap II.

Terkait hal itu, saat dari 307.351 murid pada jenjang menengah atas, sebanyak 189.191 murid telah masuk dalam surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM). Jumlah itu terdiri dari 109.472 murid SMA, 88.667 murid SMK, dan 24 murid SLB.

Sementara jumlah guru yang masuk dalam SPTJM ada sebanyak 11.868 guru dari total 21.372 guru yang ada. Jumlah itu terdiri dari 4.880 guru SMK, 6.981 guru SMA, dan 7 guru SLB.

Sekretaris Disdikbud Lampung Aswarodi mengatakan jumlah itu sudah bertambah dari jumlah pada tahap I. Saat ini pihaknya masih berupaya untuk mencapai 100 persen.

"Untuk verifikasi dan validasi ini sangat terkendala server, karena server terpusat dan dilakukan oleh seluruh sekolah bersamaan secara nasional," kata dia, Kamis, 24 September 2020.

Sedangkan di Kota Bandar Lampung jumlah guru yang sudah masuk dalam SPTJM sebanyak 3.734 dari 7.963 guru. Jumlah itu terdiri dari 2.155 guru SD dari 4.894 dan 1.579 guru SMP dari 3.069
3.734 dari 7.963.

Sementara jumlah murid yang telah masuk dalan SPTJM sebanyak 69.804 dari 132.549 murid SD dan SMP di Bandar Lampung. Jumlah itu terdiri dari 44.528 murid SD dan 25.276 murid SMP. 

Kasie Kelembagaan Disdikbud Bandar Lampung Moelyadi Syukri mengungkapkan verifikasi dan validasi tersebut dilakukan hingga 25 September 2020. Pihaknya masih menunggu arahan dari Kemendikbud jika pada batas tersebut verval belum selesai dilakukan.

"Kita tunggu arahan Kemendikbud, karena bantuan ini merupakan bantuan langsung dari kementerian," jelasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar