#vaksin#covid-19lampung

Vaksin Harapan Guru Mengajar

( kata)
Vaksin Harapan Guru Mengajar
Seorang guru di Enggal saat disuntik vaksin covid-19. Lampost.co/Umar


Bandar Lampung (lampost.co) -- Puluhan guru dari berbagai sekolah memenuhi antrean di SMPN 1 Bandar Lampung untuk menunggu giliran mendapat vaksin yang menjadi harapan mengajar.

Satu per satu, guru di sekolah yang berada di kecamatan Enggal itu dipanggil petugas.

Tiba giliran Tuti Maryati, guru SMPN 4 Bandar Lampung. "Tuti Maryati," teriak petugas dari meja registrasi, diikuti langkah Tuti menuju sumber suara tersebut dengan rasa sedikit khawatir.

Ia menyerahkan kartu identitas dan mendapat beberapa pertanyaan ihwal informasi pribadi. Selesai, ia menuju meja screening.

Petugas memasang tensimeter di lengan sebelah kanannya untuk mengetahui tekanan darah Tuti. Dilanjutkan sejumlah pertanyaan tentang kesehatan dan riwayat penyakitnya.

"Ibu silahkan menunggu untuk disuntik ya," ujar petugas yang menggunakan APD merah muda sambil menunjukkan tempat penyuntikan.

Selang lima menit ia menunggu, petugas kembali menghampiri mengantarnya ke ruang penyuntikan yang hanya tertutup tirai. Tubuhnya terasa dingin diselimuti rasa khawatir.

"Sudah bu, tidak terasa kan?" tutur petugas dengan lembut. 

Usai disuntik, dia menjalani observasi selama 30 menit. "Tidak terasa gejala apa-apa, karena tadi pagi saya sudah siap-siap, sarapan dan istirahat cukup," jelasnya.

Ia mengatakan, vaksin menjadi harapan para guru untuk mengajar di sekolah. Sebab, selama pandemi tak ada pertemuan bersama murid di sekolah.

Dia berharap, adanya vaksinasi untuk guru dapat segera membuka kembali sekolah dalam waktu dekat. Sehingga, kegiatan belajar mengajar kembali hidup. "Mudah-mudahan ini jadi solusi untuk bisa kembali mengajar," tuturnya dengan raut bahagia.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar