#presidenjokowi #omnibuslaw #demotolakomnibuslaw #uuciptakerja

UU Ciptaker Mempermudah Masyarakat Membuka Usaha

( kata)
UU Ciptaker Mempermudah Masyarakat Membuka Usaha
Presiden Joko Widodo. Dokumentasi Medcom


Jakarta (Lampost.co) -- Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) mempermudah masyarakat membuka usaha, baik itu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga perseroan terbatas (PT). Perizinan dan syarat telah dipermudah.

"Regulasi yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit dipangkas," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers rapat terbatas (ratas) melalui Youtube Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Jumat, 9 Oktober 2020.

Kepala Negara mengungkapkan masyarakat yang ingin membuka usaha sektor UMKM tidak perlu mengurus izin lagi. Kelompok ini hanya cukup mendaftar ke instansi terkait. "Sangat simpel," katanya.

Pembentukan PT juga dipermudah. Salah satunya ditiadakannya syarat pembatasan modal minimum.

Berita terkait: UU Ciptaker Gratiskan Pengurusan Sertifikasi Halal UMKM Makanan dan Minuman

Kemudahan serupa juga diberlakukan bagi pembentukan koperasi. Syarat pendirian koperasi dalam UU Ciptaker hanya sembilan orang atau anggota. "Kita harapkan akan semakin banyak koperasi di Tanah Air," ujarnya. 

Nelayan juga dipermudah dalam pengurusan izin kapal. Mereka tidak perlu lagi mengurus izin ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan instansi lainnya. "Sekarang ini cukup dari unit di Kementerian KKP saja," ujar dia.

Medcom







Berita Terkait



Komentar