#unjukrasa#demo#beritalamsel#bbm

Utamakan Pengecor, SPBU di Kalianda Didemo

( kata)
Utamakan <i>Pengecor</i>, SPBU di Kalianda Didemo
Sejumlah pengojek menduduki SPBU 24.355.136 samping perumahan Hartono, Kalianda. Foto: Dok. Warga

KALIANDA (Lampost.co) -- Sejumlah pengojek menggelar aksi demo di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.355.136 tepatnya SPBU samping Perumahan Hartono, Kalianda, Rabu, 30 Oktober 2019 sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, unjukrasa dilakukan pengojek lantaran kerap tidak kebagian bensin (premium, red). Akibat, petugas SPBU tersebut yang mengutamakan melayani pembeli sepeda motor dan mobil yang pengecor BBM jenis premium.

Hanan (40), pengojek yang sering mangkal di samping Pengadilan Negeri Kalianda mengatakan ada dugaan petugas mendapatkan tip dari pengecor BBM yang membeli bensin dengan jumlah cukup banyak.

"Jadi, wajar mas kalau petugas SPBU mendahulukan pengecor BBM. Sebab, petugasnya dapat tip dari pengecor. Akibatnya, kami para prngojek yang merupakan konsumen umum sering enggak kebagian bensin," ujar dia.

Lebih lanjut dia, menjelaskan hal ini telah sering terjadi yakni pengojek kerap kali tidak kebagian bensin. Maka, para pengojek secara spontanitas melakukan unjukrasa pihak SPBU tersebut. "Dengan unjukrasa yang dilakukan ada harapan para petugas lebih mendahulukan konsumen umum," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Operasional SPBU 24.355.136 Doni, mengatakan pihaknya akan menyediakan dua jalur untuk melayani para konsumen. "Kendati demikian, kami akan lebih mendahulukan konsumen umum dari pada konsumen yang mengecor BBM dengan jumlah banyak. Bahkan, kami pun membatasi jumlah pembelian untuk mobil tidak boleh lebih dari Rp250 ribu dan sepeda motor seperti jenis Tiger dan Thander sebanyak 14 liter tidak boleh lebih," kata dia, yang mengaku sebagai mantan wartawan Radar Bogor itu.

Setelah, mendapatkan penjelasan dari pihak SPBU, para pengojek meninggalkan SPBU dengan tertib.

Adi Sunaryo

Berita Terkait

Komentar