#pemilu2024#KPU#Bawaslu

Usulan Anggaran Pengawasan Pilkada 2024 di Lampung

( kata)
Usulan Anggaran Pengawasan Pilkada 2024 di Lampung
Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriah (kanan). Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bawaslu Provinsi Lampung mengadakan pertemuan dengan Bawaslu di 15 kabupaten/kota, Kamis, 23 Juni 2022. Tujuannya, guna membahas besaran anggaran Pilkada 2024.


"Kami melakukan sinkronisasi terkait anggaran yang disusun oleh Bawaslu Provinsi, dan yang disusun Bawaslu kota/kab," ujar Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriah, Kamis, 23 Juni 2022.

Menurutnya, hasil sinkronisasi tersebut bisa mengefisiensi kegiatan agar tidak terjadi kegiatan ganda yang dilakukan Bawaslu Lampung juga dilakukan Bawaslu kabupaten/kota.

"Kalau sudah ada di Provinsi kegiatannya dikurangi, atau ditiadakan, misalnya kegiatan sosialisaisi," paparnya.

Bawaslu Lampung juga menyusun skema honor panitia adhoc. Honor Panwascam dan PPL dianggarkan di Bawaslu Kabupaten/kota, sedangkan Pengawas TPS dianggarkan di Bawaslu Lampung.

"Namun hal itu nanti kami sampaikan ke gubernur karena yang punya kewenangan sharing anggaran, keputusannya nanti setelah gubernur bakal bertemu kepala daerah di 15 kabupaten/kota," ujarnya.

Dari hasil pemaparan sementara, total anggaran yang sementara disusun oleh 15 Kabupaten/kota mencapai Rp329 miliar. Sementara, usulan anggaran Pilkada 2024 oleh Bawaslu Lampung yang telah disampaikan ke Pemprov Lampung mencapai Rp213 miliar.

"Dari besaran itu nanti kan bisa lihat mana yang bisa efisien, biar tidak ada double akun/pembayaran," katanya.

Dari data sementara, rincian usulan anggaran Pengawasan 2024 Pilkada 15 Kabupaten/kota, yakni Bawaslu Lampung Barat Rp22,9 miliar, Mesuji Rp22 miliar, Lampung Utara Rp28 miliar, Tulangbawang Rp27 miliar, Pesisir Barat Rp15 miliar, Pringsewu Rp11,71 miliar, Tulangbawang Barat Rp16,56 miliar, Lampung Selatan Rp23,57 miliar, Lampung Timur Rp27,20 miliar.

Lalu, Way Kanan Rp25,47 miliar, Pesawaran Rp20,20 miliar, Bandar Lampung Rp28 miliar, Lampung Tengah Rp35,35 miliar, Metro Rp9,4 miliar, dan Tanggamus Rp17 miliar. Namun total anggaran itu masih bersifat usulan dan masih bisa berubah.

"Yang paling besar Lampung Tengah, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan. Penyusunan anggaran berbasis jumlah kecamatan kelurahan dan jumlah TPS," katanya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar