#beritalampung#beritabandarlampung#angkot

Usia dan Kepemilikan Angkutan Jadi Kendala Pemkot Hidupkan Angkot

( kata)
Usia dan Kepemilikan Angkutan Jadi Kendala Pemkot Hidupkan Angkot
Ilustrasi angkot Bandar Lampung. Foto: Dok/Pelayananpublik


Bandar Lampung (Lampost.co): Angkutan kota (angkot) di Bandar Lampung saat ini termasuk angkutan yang tidak resmi. Kepala Dinas Perhubungan Socrat Pringgodanu mengatakan hal itu karena ada sejumlah persyaratan yang tak bisa dipenuhi.

Ia menjelaskan salah satu persyaratan adalah usia angkot yang beroperasi. Menurutnya, hampir semua tahun pembuatan angkot di Bandar Lampung diluar yang dipersyaratkan.

Kemudian, untuk beroperasi pada trayek angkot harus memiliki badan hukum seperti koperasi. Sementara saat ini, semua angkot yang beroperasi di Bandar Lampung dijalankan secara pribadi tanpa badan hukum.

Baca juga: Gaspool Nilai Penetapan Tarif Zonasi Tidak Berkeadilan untuk Ojol

"Ada ketentuan untuk menghidupkan trayek namun belum ada titik temu terkait hal itu," ujarnya, Minggu, 11 September 2022.

Pihaknya sekarang masih melakukan pemantauan kondisi angkutan yang beroperasi. Koordinasi juga sudah dilakukan dengan pihak Organda terkait pemenuhan persyaratan angkot.

"Jika ada kesepakatan terkait hal itu, maka angkot akan kembali menjadi transportasi resmi. Kalau misalnya nanti pembicaraan awal dari pihak organda sanggup maka akan kembali dihidupkan," kata dia.

Terkait angkutan kota, Dishub Bandar Lampung juga saat ini sedang berkoordinasi dengan bus swasta. Hal itu untuk kerja sama dalam menambah jumlah armada bus dalam kota.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar