#pertanian#sawah#petani#beritametro

Usai Panen Gadu, Persawahan di Metro Siap Tanam Padi Kembali

( kata)
Usai Panen Gadu, Persawahan di Metro Siap Tanam Padi Kembali
Kepala DKP3 Kota Metro, Herry Wiratno. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Setelah selesai panen gadu ketiga, persawahan di Kota Metro siap melakukan taman padi kembali. Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro menyiapkan pupuk organik untuk menstabilkan kesuburan tanah.

DKP3 Kota Metro melakukan antisipasi dengan cara memberikan pupuk organik pada saat pengolahan lahan. Setidaknya dua kuintal pupuk digunakan untuk satu hektare sawah agar dapat memulihkan kesuburan tanah yang sudah melakukan tiga kali penanaman.

Kepala DKP3 Kota Metro, Herry Wiratno, mengatakan pada 15 hingga 20 Desember persawahan di Kota Metro sudah memasuki masa tanam.

"Setelah panen gadu ketiga, persawahan di Kota Metro pada 15 Desember akan masuk masa tanam. Lalu untuk Sekampung Bunut sekitar 1.500 hektare sudah melakukan pengolahan tanah dan diperkirakan 20 Desember sudah tutup tanam," kata dia, Jumat, 13 November 2020.

Dia menyarankan untuk pembenihan pihaknya menganjurkan untuk menggunakan benih inpari 32. Namun pihaknya juga tidak melarang jika petani ingin menanam varietas lainnya. 

"Kita memberikan keluasan bagi petani untuk menanam varietas lain sepanjang dilaporkan ke kita supaya dapat mudah untuk melakukan pemantauan. Kita juga sudah melakukan kegiatan penyuluhan di masing-masing gapoktan untuk mengedukasi para petani," ujarnya. 

Dia menambahkan, pada masa panen musim depan ini harga jual gabah bisa tinggi. Sedangkan untuk pupuk sudah dilakukan dengan sistem dari RDKK. 

"Mudah-mudahan kalau nanti bisa tanam Desember itu kita bisa panen dengan harga jual yang tinggi. Biasanya pada bulan Januari, Februari itu harga gabah tinggi. Sedangkan pupuk dari distributor ke kios itu sudah baik, dan diharapkan tidak ada kendala," tambahnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar