#Covid-19Lampung#Vaksin

Usai Divaksin, Petugas Puskesmas Liwa Nafsu Makan

( kata)
Usai Divaksin, Petugas Puskesmas Liwa Nafsu Makan
Pemberian suntikan vaksin sinovac di RSIA Bunda Liwa beberapa hari lalu. Dok


Liwa (Lampost.co) -- Hingga saat ini belum ada laporan tentang kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid-19 di Lampung Barat.

Bahkan sejumlah petugas kesehatan yang sudah mendapat suntikan vaksin sinovac mengaku setelah divaksin badan justru terasa lebih fit, dan makin segar. Selera makan juga bertambah sehingga badan makin kuat dan tidur pun lebih nyenyak.

Hal itu salahsatunya diakui oleh Eko Sutanto, petugas surveilans UPT Puskesmas Liwa, Jumat, 5 Februari 2021. Ia mengaku setelah disuntik vaksin sinovac itu dirinya merasa enak makan dan enak tidur.

"Sekitar setengah jam setelah divaksinasi memang ada rasa mengantuk tapi setelah itu sudah biasa lagi," kata Eko.

Terkait efek samping setelah divaksin, lanjut dia, tidak ada yang merasakan hal aneh dan sampai saat ini aman dan biasa saja, tidak ada masalah.

Bahkan sebaliknya, kata dia, yang dirasakan setelah divaksin covid-19 ini ia merasakan adanya selera ingin selalu makan.  

Sejak disuntik vaksin ini justru bawaanya sepertinya selalu lapar dan ingin makan terus. "Pokoknya makanan model apapun, perut ini tetap mau nampung setelah divaksin ini," kata dia.

Selain selera makan tinggi, kata dia, yang dirasakan lainya ketika sore ia merasa cepat mengantuk. "Jadi kalau sudah malam, kita tidak ada rasa ingin begadang lagi karena mata sudah keburu mengantuk tapi paginya tetap bangun seperti biasa dan ketika bangun badan terasa lebih segar," kata dia.

Hal seperti itu lanjut dia, bukan hanya dialami dirinya saja tapi hampir semua rekan kerjanya juga merasakan hal yang sama. Kalau untuk beraktivitas tetap seperti biasa, yang dirasakan itu adalah selera makan bertambah kuat dan ketika malam tiba cepat mengantuk sehingga tidurnya lebih enak dan ketika bangun pagi badan terasa segar dan lebih berenergi.

Karena itu ia sangat mendukung dan mengapresiasi program pemerintah melalui pemberian suntikan vaksin ini. Ia mengajak agar masyarakat tidak takut untuk menerima suntikan vaksin ini. Sebab tujuanya adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjadikan badan sehat sehingga badan tidak mudah terserang penyakit apalagi virus covid-19 ini.

Sementara itu, direktur utama RSIA Bunda Liwa Yusmalasari, mengaku tidak merasakan hal aneh setelah mendapatkan suntikan vaksin covid-19. Intinya aman dan sehat-sehat saja setelah divaksin.

"Alhamdulillah sehat dan aman-aman saja. Tidak ada keluhan sama sekali setelah divaksin. Bahkan 30 menit setelah vaksin kami semua sudah beraktifitas seperti biasa lagi," kata Yusmalasari.

Ia mengaku, bahkan setelah divaksin badan terasa lebih segar dan berenergi. Tidak ada satupun petugas kesehatan di tempatnya yang merasakan ada efek sampingnya, tidak ada masalah dan semua aman.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mengikuti vaksin ini. "Jangan takut, ayo vaksin demi kebaikan bersama agar aman dari serangan wabah covid-19 ini," kata dia.

Diketahui jumlah petugas kesehatan dan pejabat yang sudah divaksin di Lampung Barat hingga saat ini telah mencapai 738 orang. Jumlah itu masih angka sementara karena masih dalam proses rekapitulasi.

Winarko







Berita Terkait



Komentar