#hamawereng

UPTD P3 Palas Gelar Pengendalian Hama Wereng di Dua Desa

( kata)
UPTD P3 Palas Gelar Pengendalian Hama Wereng di Dua Desa
Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (PPOPT) Kecamatan Palas-Sragi, Lampung Selatan, Sumaryo saat memantau hama wereng di lahan Desa Tanjungjaya, Kecamatan Palas, Rabu, 4 Maret 2020. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian (P3) Kecamatan Palas, Lampung Selatan, akan melaksanakan gerakan pengendalian (gerdal) wereng cokelat di dua desa, Sabtu, 14 Maret 2020. Gerdal yang akan diikuti puluhan petani itu dalam rangka mencegah penyebaran hama wereng yang dapat merusak tanaman padi.

Kepala UPTD P3 Kecamatan Palas, Agus Santosa mengatakan pihaknya akan melakukan gerdal bersama petani di Desa Tanjungjaya dan Baliagung. Sebab, kedua desa sudah ditemukan populasi hama wereng.

"Insya Allah, akhir pekan nanti akan melaksanakan gerdal. Ini salah satu upaya pencegahan penyebaran hama wereng. Gerdal ini dengan penyemprotan lahan persawahan yang sudah ditemukan populasi hama wereng," kata dia, Selasa, 10 Maret 2020.

Meski populasi hama wereng tidak banyak, kata Agus, pihaknya terus mengimbau petani agar tetap waspada terhadap hama wereng tersebut. Pihaknya meminta tanaman padi selalu dipantau supaya tidak menimbulkan kerusakan yang parah.

"Mudah-mudahan dengan gerdal nanti bisa mencegah penyebaran hama wereng. Sehingga tanaman padi milik petani aman dan selamat hingga panen mendatang," katanya.

Sementara itu, Suhardin (34), salah satu petani di Desa Tanjungjaya, mengaku populasi hama wereng sudah muncul sejak beberapa pekan terakhir. Hama wereng menyerang tanaman padi pada usia tanam 50—70 hari setelah tanam (HST).

"Kami khawatir dengan munculnya populasi hama wereng di tanaman padi. Tapi sejauh ini hama wereng baru menyerang spot-spot saja. Tapi jika dibiarkan, bisa merusak tanaman yang hampir mau bunting," ujarnya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar