#humaniora#uml#muktamar

Universitas Muhammadiyah Lampung Sosialisasi Muktamar Daring

( kata)
Universitas Muhammadiyah Lampung Sosialisasi Muktamar Daring
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) melaksanakan kegiatan pelatihan pendaftaran Online Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah di ruang pertemuan UML Lantai 2. Dok/Humas

Bandar Lampung (Lampost.co): Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) melaksanakan kegiatan pelatihan pendaftaran online atau daring Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 yang rencananya akan digelar pada 1 Juli 2020 di Solok.

Kegiatan tersebut dilaksanakan, Sabtu, 4 Januari 2020 di ruang pertemuan UML lantai 2 ini diikuti oleh perwakilan PDM se-Provinsi Lampung dan bertujuan untuk mensosialisasikan teknis dan tata cara pendaftaran peserta muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 secara daring.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Fauzi Fattah didampingi oleh Sekertaris Pimpinan Wilayah Muhammdiyah Lampung Sudarman hadir sebagai perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung yang juga sebagai pemateri.

Rektor Universitas Muhammdiyah Lampung Dalman menyambut dengan baik kegiatan ini sehingga seluruh keluarga Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Provinsi Lampung dapat bersilaturahmi di kampus UML.

"Kedepannya kami berharap agar persyarikatan dapat terus bermitra dengan UML dalam rangka membantu memajukan UML karena UML bukan milik satu pihak saja, melainkan milik persyarikatan Muhammadiyah," kata dia.

Fauzi Fattah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyambung tali silaturhami dan untuk meyampaikan tata cara pendaftaran Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 secara daring.

"Beberapa waktu yang lalu ada perwakilan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung untuk diutus ke Yogyakarta untuk mengikuti sosialisasi dan pelatihan pendaftaran online muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah 48 di Solok, maka kita menukarkan dan mensosisalisasikan ilmunya supaya apa yang dimaksud oleh pimpinan pusat tersebut dapat tersampaikan dengan baik” katanya. 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar