#KEDOKTERAN#UNILA

Unila Siap Penuhi Kebutuhan Dokter Pulmonologi dan Respirasi Lampung

( kata)
Unila Siap Penuhi Kebutuhan Dokter Pulmonologi dan Respirasi Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memberikan sambutan pada Program Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi, Senin, 28 Juni 2021. Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Fakultas Kedokteran Universitas Lampung telah membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi. Hal itu menjadi harapan bagi provinsi Lampung untuk menambah kebutuhan SDM bidang tersebut.

Gubernur Lampung Arinal Junaidi mengatakan, Lampung saat ini punya 15 dokter spesialis pulmonologi dan respirasi. Hal itu tidak tersebar merata sehingga masih ada daerah yang tidak punya. Secara nasional, jumlah dokter spesialis pulmonologi dan respirasi sebanyak 1.109 orang. Sedangkan perguruan tinggi hanya mampu meluluskan 50 - 100 orang per tahun.

"Ke depan Unila harus bisa memberikan manfaat kepada Lampung, dan program ini bisa memenuhi kebutuhan di Lampung," ungkapnya saat menyampaikan sambutan dalam Soft Opening Program Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi, Senin, 28 Juni 2021.

Baca juga:Syukuran Penempatan Gedung A Fakultas Kedokteran Unila

Sementara itu, Rektor Unila Prof Karomani mengatakan, pihaknya melakukan banyak rencana pengembangan khususnya di Fakultas Kedokteran. Dalam waktu dekat, ia akan melakukan kontrak kerja sama membangun RSPTN Unila.

Rumah sakit yang peruntukkan kepentingan pendidikan itu direncanakan dibangun pada 2022 dengan total anggaran Rp600 Miliar. Namun, pihaknya akan melakukan persiapan SDM untuk pengelolaan.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan pemerintah provinsi Lampung. Ke depan, Unila akan berupaya terus memberikan kontribusi untuk Lampung.

"Kami berharap ke depan bisa terus memberikan kontribusi dan memenuhi kebutuhan SDM di semua bidang," kata dia.

Baca juga :Unila Sukseskan Program Sehari Sejuta Vaksin Pemerintah

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Kedokteran Unila dr Dyah Wulan prodi itu telah disiapkan sejak 2017. Kemudian mendapatkan izin pada 2019 namun dengan akreditasi D.

Izin penerimaan mahasiswa baru didapatkan pada 2020 dengan akreditasi A. Pada angkatan pertama ini pihaknya menerima 7 mahasiswa, 2 di antaranya adalah alumnus FK Unila.

"PPDS ini merupakan pertama yang dimiliki di Lampung, serta satu-satunya di Sumbagsel," ujarnya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar