#unila#muri

Unila Pecahkan Rekor Muri Pengukuhan Guru Besar Terbanyak

( kata)
Unila Pecahkan Rekor Muri Pengukuhan Guru Besar Terbanyak
Unila memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai pengukuhan guru besar terbanyak, Rabu, 22 September 2021. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rektor Universutas Lampung (Unila) Prof Karomani mengukuhkan 15 guru besar pada Rabu, 22 September 2021. Pengukuhan itu memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai pengukuhan guru besar terbanyak.

Rektor berharap, para profesor baru tersebut bisa memberikan kontribusi lebih besar. Ia mendorong agar semangat untuk melakukan pengabdian dan penelitian para akademisi semakin meningkat.

"Setelah memperoleh jabatan tertinggi di bidang akademik ini, semangat menulis, mengajar, mengabdi, dan meneliti bukan menjadi kendur. Tetapi justru harus ditingkatkan untuk memberi kemaslahatan yang lebih besar kepada Unila dan masyarakat," kata Prof Karomani dalam sambutannya, Rabu, 22 September 2021. 

Baca: Daftar 15 Guru Besar Baru Unila

 

Ia mengungkapkan, penambahan jumlah profesor di Unila dalam lima tahun terakhir cenderung menurun. Pada 2017, hanya ada lima dosen dan ditambah satu dosen di tahun 2018.

Percepatan guru besar merupakan komitmennya sejak dilantik sebagai rektor pada 2019 lalu. Selama kepemimpinannya, sudah ada delapan orang pada 2020 dan delapan orang pada 2021 yang berhasil meraih gelar profesor.

Rektor berharap, pengukuhan 15 guru besar ini bisa menginspirasi para akademisi lain untuk segera menyusul meraih gelar yang setara. 

"Pencapaian guru besar ini bukan saja merupakan capaian pribadi sebagai seorang dosen, namun juga merupakan capain universitas yang sangat penting untuk mewujudkan visi Unila," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Senior Manajer Muri, Awan Rahargo menyebut, Unila telah lima kali mencatatkan namanya dalam rekor. Dengan catatan baru kali ini, maka Unila genap memegang total enam rekor Muri.

Ia mengatakan, idealnya perguruan tinggi memiliki rasio 25% guru besar dari total pengajar yang ada. Maka dari itu, pengukuhan 15 guru besar itu layak dicatat sebagai prestasi sebagai upaya memenuhi rasio tersebut.

"Upaya rektor Unila ini sejatinya kami catat sebagai prestasi di dunia pendidikan Indonesia sebagai Perguruan Tinggi Pengukuhan Guru Besar Terbanyak di Indonesia," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar