#UNILA

Unila Komitmen Buang Perpeloncoan di Kampus 

( kata)
Unila Komitmen Buang Perpeloncoan di Kampus 
Rektor Unila Prof. Karomani saat diwawancarai di kantor rektorat Unila, Rajabasa, Bandar Lampung, Senin, 15 Agustus 2022. (Foto: Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Orientasi studi dan pengenalan kampus (Ospek) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten, menjadi perbincangan warganet. 

Mahasiswa baru dikabarkan mengalami tekanan hingga dehidrasi karena dijemur di tengah lapangan saat ospek. Narasi ini jadi perbincangan warganet dan menjadi trending topic di Twitter.

Menanggapi hal itu, Rektor Unila, Prof Karomani mengaku Unila berkomitmen membuang perpeloncoan saat Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Menurutnya, pelaksanaan secara hybrid juga upaya untuk meminimalisasi perpeloncoan. 

"Sudah klir, apalagi kami tidak semua luring, ada sebagian besar daring. Sehingga lebih terkendali. Insyaallah, yang menjamin hanya Allah," ujarnya di kantor rektorat Unila, Rajabasa, Bandar Lampung, Senin, 15 Agustus 2022.  

Karomani juga mengimbau mahasiswa baru untuk mengikuti PKKMB dengan sebaik-baiknya. Karena hal itu merupakan persyaratan mengikuti organisasi kemahasiswaan dan mengikuti wisuda. 

"Jadi, PKKMB ini wajib diikuti dan wajib lulus. Disamping itu, akan ada informasi menjadi mahasiswa yang baik di Unila," jelasnya. 

Selain itu, Karomani mengungkapkan PKKMB harus menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mendapat informasi tentang Unila dan sistemnya.

"Kami berharap dapat menjadi ajang implementasi mengenai kebijakan MBKM serta menjadi ajang penyadaran akan pentingnya pemahaman tentang globalisasi dan revolusi industri 4.0," pungkasnya. 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar