#Kampus

Unila Klaim Bertanggung Jawab atas Keselamatan Peserta KKN

( kata)
Unila Klaim Bertanggung Jawab atas Keselamatan Peserta KKN
Ketua Badan Pelaksana KKN (BPKKN) Unila Muhammad Basri. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung melarang kampus melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara tatap muka atau langsung karena khawatir menimbulkan klaster baru persebaran virus korona. Meski begitu, Universitas Lampung (Unila) tetap akan melaksanakan agenda tersebut.

Ketua Badan Pelaksana KKN (BPKKN) Unila Muhammad Basri mengatakan, pihaknya bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan peserta KKN. Salah satunya dengan memberikan asuransi kepada setiap peserta.

Terkait penanganan, Unila juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah lokasi pelaksanaan KKN. Jika ada mahasiswa yang terpapar Covid-19, maka akan langsung mendapatkan pengawalan.

"Kalau ada yang terkonfirmasi akan dibawa langsung Satgas Covid-19 setempat," kata dia dalam konferensi pers di ruang rapat Gedung Rektorat Unila, Jumat, 22 Januari 2021.

Baca: Satgas Covid-19 Minta Kampus Tunda KKN Langsung

 

Selain itu, peserta diwajibkan menjalani isolasi mandiri sebelum keberangkatan. Mahasiswa yang akan berangkat juga wajib menunjukkan hasil rapid test antigen dengan status non-reaktif.

Sementara itu, Juru Bicara Rektor Unila, Kahfie Nazaruddin, menyampaikan pihaknya belum menerima surat resmi dari Satgas Covid-19 Lampung. Kampus akan memberikan pertimbangan jika ada pelarangan secara resmi.

"Kami masih menunggu surat resminya. Jika ada, kami akan kooperatif," ungkapnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar