#lelangjabatan#seleksijabatan#sekkabtubaba#beritatubaba

Umar Ahmad Respon Keinginan Legislator Terkait Pengisian Jabatan Sekkab

( kata)
Umar Ahmad Respon Keinginan Legislator Terkait Pengisian Jabatan Sekkab
Bupati Tubaba Umar Ahmad menyampaikan kepada wartawan terkait menjawab keinginan dewan untuk mengisi jabatan sekkab setempat. Lampost.co/Merwan

Panaragan (Lampost.co): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad mengatakan akan mempertimbangkan dan mengkaji keinginan pimpinan dan anggota DPRD setempat terkait pengisian jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) yang diminta diisi dari putra daerah.

Jabatan Sekkab rencananya akan dilelang terbuka setelah masa jabatan Herwan Sahri berakhir 2 September mendatang.

Menurut Bupati, usulan putra daerah untuk mengisi jabatan Sekkab adalah usulan yang positif dengan tujuan untuk kemajuan Tubaba.

Dia mengatakan usulan serupa juga sudah disampaikan banyak pihak yang juga meminta putra daerah.

"Apa yang menjadi keinginan dewan akan saya pertimbangkan. Tentunya tetap mengutamakan peraturan dan perundang-udangan yang berlaku. Makanya saya akan mengkaji terkait usulan tersebut," kata Umar kepada awak media di Kota Budaya Uluan Nughik, Rabu, 29 Juli 2020.

Bupati mengatakan terkait dengan pengisian jabatan Sekkab tersebut, Pemkab setempat akan membentuk tim seleksi dan digelar secara terbuka yang akan dilaksanakan setelah jabatan Herwan Sahri berakhir.

"Artinya begini, saya juga gak bisa melarang orang dari luar untuk ikut seleksi dan mendaftar sebagai calon Sekkab. Sebab, lelang ini dilakukan secara terbuka dan semua orang berhak mendaftar," kata dia.

Namun, Umar menyatakan tetap akan menampung dan mempertimbangan semua usulan yang disampaikan masyarakat.

"Jabatan Sekkab ini bukan jabatan politik. Artinya, calon yang ditetapkan nanti adalah ASN yang benar-benar memenuhi syarat dan rekam jejak kinerja yang baik dan berprestasi," kata dia.

Pengisian jabatan Sekkab Tubaba, akhir-akhir ini menjadi topik perbincangan yang hangat di kalangan birokrasi dan politisi serta kalangan tokoh masyarakat dan pemuda di kabupaten setempat.

"Ada hembusan angin, yang akan mengisi jabatan Sekkab di kabupaten ini bukan pejabat lokal dan putra daerah. Kami menolak niat ini, kami berharap bupati dapat menampung keinginan masyarakat dengan mengutamakan putra daerah," ujar salah seorang tokoh Penumangan yang juga Sekretaris DPD Golkar Tubaba, Salmani.

Menurut Salmani banyak putra daerah dan pejabat lokal di kabupaten setempat yang memiliki prestasi dan layak untuk menjabat sekkab setempat.

"Putra daerah banyak yang berpotensi mengapa harus diisi calon dari luar kabupaten yang tidak mengenal wilayah," ujar mantan legislator itu.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar