#PTM#TATAPMUKA

UM Metro Pastikan Mahasiswa Terima Vaksin Covid-19

( kata)
UM Metro Pastikan Mahasiswa Terima Vaksin Covid-19
Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Jazim Ahmad saat ditemui di ruang kerja, Senin, 20 September 2021. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Universitas Muhammadiyah (UM) Metro akan mematangkan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan memastikan mahasiswa menerima vaksinasi covid-19. 

Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Jazim Ahmad, mengatakan, pihaknya akan merapatkan lagi dalam persiapan menghadapi PTM mendatang.  

"Senin depan saya akan mengundang rapat bersama dekan-dekan. Nanti saya minta untuk mendata mahasiswa yang sudah di vaksin dan belum," kata dia, Senin 20 September 2021. 

Jazim menjelaskan, setelah dilakukan pertemuan nanti akan diketahui seberapa banyak mahasiswa yang sudah menerima vaksin.  

"Sudah banyak apa belum nanti akan ketahuan. Kalau belum nanti kita akan mengajukan lagi vaksin dari MCC seperti apa yang sudah dilakukan waktu itu. Bahkan, yang kemarin saja kita buka untuk lintas agama. Nah, sekarang ini kami akan lakukan vaksinasi untuk mahasiswa," tambahnya. 

Baca juga: 

Jazim menerangkan, dalam pelaksanaan PTM terbatas nantinya dia tidak memaksa mahasiswa untuk melakukan secara luring. 

"Dirasa jika belum siap maka tidak akan kami paksa. Nanti juga ada semacam pernyataan dari mahasiswa itu sendiri," ujarnya. 

Jazim mengaku belum mendapat data mahasiswa yang telah divaksin. Sehingga, perlu dilakukan rapat dengan para dekan. 

"Kami tidak buru-buru harus September ini memulai PTM terbatas. Kami mulai mungkin di Oktober nanti setelah kami matangkan semua persiapan," kata dia. 

Rektor mengungkapkan, dalam menghadapi PTM ini dia merasa sudah sangat siap. Terutama jika seluruh mahasiswa sudah divaksin. 

"Kami tidak kaget, karena pada saat pencanangan new normal kemarin kita sudah siapkan semua itu. Seperti tata letak dan simulasi nya sudah kami susun," ujarnya. 

Baca juga: 

Dalam proses vaksinasi, lanjutnya, ada kendala dalam pelaksanaannya. Vaksinasi itu diharuskan dulu yang beralamatkan di Metro. 

"Nah, kan mahasiswa kami ini tidak hanya dari Metro saja. Dari luar juga banyak yang menempuh pendidikan di sini. Saya berharap yang menjadi warga UM itu dapat terlayani. Ke depannya akan kami prioritaskan mahasiswa kami dulu. Namun, jika ada sisa akan kami distribusikan untuk umum," pungkasnya. 

Diketahui, jumlah mahasiswa aktif di Universitas Muhammadiyah Metro saat ini mencapai 5.845 orang. Kemudian untuk dosen sebanyak 183 dan karyawan sebanyak 128. Untuk dosen dan karyawan sudah menerima vaksin semua. 
 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar